Topic Artikel: Misi
Keywords Artikel: gereja, misi, penginjilan
Komunitas Umum: Misi
Karena itu pergilah jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, Dan ajarkan mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:19-20)
Ketika kita membaca Matius 28:19-20 ada empat Amanat Agung Tuhan Yesus (P4) yaitu: Penginjilan, Pemuridan, Pembaptisan dan Pengajaran. Seringkali kita tidak menyadari bahwa pelayanan kita tidak memberitakan Injil seperti yang Tuhan Yesus inginkan melainkan hanya membuat pengaruh kepada orang yang ada di sekeliling kita saja. Memberitakan Injil (penginjilan) bersifat perorangan (one on one) baru kemudian jika orang itu menjadi percaya maka dia adalah murid (pemuridan).
Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membaptis mereka dan mengajar mereka supaya menjadi seorang Kristen yang dewasa rohani sehingga tidak hanya bisa meminta saja tetapi juga memberi, baik waktu, tenaga bahkan harta yang dimiliki. Karena Lukas 6:38 berkata, "Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu". Jika kita hanya menjadi orang Kristen yang "meminta" maka kita hanya akan mendapatkan sesuatu yang kita minta saja. Beda halnya bila kita "memberi" maka Tuhan akan memberi lebih daripada apa yang kita pikirkan bahkan hingga "tumpah ke luar". Kata "tumpah ke luar" bisa diidentikkan dengan jatuh ke bawah, artinya bukan menjadi bagian kita melainkan untuk orang lain yang berada di bawah - orang yang membutuhkan.
Bila Amanat Agung Tuhan Yesus ini dilakukan dengan benar, apa yang terjadi?? Jawabannya tertulis dalam Markus 16:15-20 dan Matius 10:7-8. Ketika kita memberitakan Injil kepada semua orang maka Tuhan turut bekerja dan meneguhkan Firman itu dengan tanda-tanda ajaib yang menyertainya sehingga terjadi banyak mujizat: menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, mentahirkan orang kusta, mengusir setan-setan, berbicara dalam bahasa yang baru, tidak mendapat celaka sekalipun meminum racun maut. Sekali lagi bagaimana supaya mujizat itu nyata dalam kehidupan kita? "BERITAKANLAH INJIL!" Amin.
Disaring dari renungan Pdt. Zakharia saat doa bersama di WorldCARE-Solo
Diambil dari :
Judul buletin: Mission.com no. 6/ Tahun ke-2/ 2005
Halaman : 2