Forum In-Christ.Net
Welcome, Guest. Please login or register.
November 21, 2017, 08:09:43 AM

Login with username, password and session length
Search:     Advanced search
Dear In-Christ.Netters, pengkategorian forum ICN mulai Juni 2015 telah dirombak. Beberapa board kini telah disatukan untuk meningkatkan efektivitas dan kenyamanan dalam menjelajahi dan berpartisipasi di forum ini.

Silakan berikan masukan/saran bagi kemajuan forum ini di http://www.in-christ.net/forum/index.php/board,3.0.html
2906 Posts in 829 Topics by 4088 Members
Latest Member: Lavierky
* Home Help Search Login Register
+  Forum In-Christ.Net
|-+  Teologi
| |-+  Teologi (Moderators: ayub, amidya)
| | |-+  Apakah Yudas kehilangan keselamatannya?
0 Members and 1 Guest are viewing this topic. « previous next »
Pages: 1 2 [3] 4 Go Down Print
Author Topic: Apakah Yudas kehilangan keselamatannya?  (Read 10772 times)
pa_ul
Hamba Tuhan
****

Karma: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 368



View Profile
« Reply #30 on: May 11, 2015, 06:48:33 PM »

Cheesy ma'af pak...hehehe, ya saya tahu maksud bapak. Berarti ini kan semakin menguatkan bukti bukan jika Allah memilih dan menetapkan orang-orang pilihan-Nya dan sama sekali tidak terdapati kegagalan. Namun sekalipun saya berpandangan demikian (Allah berdaulat menetapkan), tapi saya tetap menekankan jika manusia harus bertanggungjawab dalam hidupnya dalam melakukan sesuatu.

 * Sekalipun kita tahu bahwa setan sudah ditetapkan untuk dihukum (Mat 8:29 Yudas 6), tetapi kita tetap harus berjuang melawannya dan berdoa untuk menentang segala pekerjaannya.

* Sekalipun Allah berjanji mencukupi kebutuhan hidup kita (Mat 6:25-34) tetapi kita tetap wajib berdoa untuk itu (Mat 6:11).

* Sekalipun kita tahu bahwa kita tidak bisa kehilangan keselamatan kita (Yoh 10:27-29), kita tetap harus berjuang dengan takut dan gentar (Flp 2:12).
Kalu menurut saya, hanya para nabi yg Tuhan pilih dan tetapkan
sedangkan utk org2 lainnya terserah pada freewill masing2
Itu sesuai dgn Yoh. 3:16; Yoh. 1:12
Logged

"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah". Yesaya  40:31
ayub arifin tanjung
Anak Tuhan
***

Karma: 0
Offline Offline

Posts: 117


View Profile
« Reply #31 on: May 11, 2015, 08:38:05 PM »

 Smiley Yohanes 3:16 : "Setiap orang Yang Percaya" ini berbeda dengan "Semua orang"---Frasa yang dimaksudkan adalah setiap orang yang dipilih Allah untuk percaya
Yohanes 1:12: "Semua orang yang menerima-Nya....mereka yang percaya" ini berbeda dengan "Semua orang bisa menerima-Nya"..."mereka semua bisa percaya"...Rencana Allah memilih suatu kelompok besar orang>>>"merekalah yang di sebut bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri....1 Pet.2:9"

Bagi kebanyakan orang Kristen, hal ini menjadi pertanyaan besar..."Kalau begitu kita tidak perlu menginjil dong?" ini jawaban yang dangkal dan bodoh...God Secret Will, kita tidak tahu siapakah orang-orang yang terpilih...oleh karena itu sangat di berlukan pemberitaan kabar baik, yang akan menyatakan kerajaan Allah dibumi dan memunculkan orang-orang yang ditetapkan oleh Allah menjadi umat-Nya.
Logged
pa_ul
Hamba Tuhan
****

Karma: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 368



View Profile
« Reply #32 on: May 12, 2015, 05:44:09 PM »

Smiley Yohanes 3:16 : "Setiap orang Yang Percaya" ini berbeda dengan "Semua orang"---Frasa yang dimaksudkan adalah setiap orang yang dipilih Allah untuk percaya
Yohanes 1:12: "Semua orang yang menerima-Nya....mereka yang percaya" ini berbeda dengan "Semua orang bisa menerima-Nya"..."mereka semua bisa percaya"...Rencana Allah memilih suatu kelompok besar orang>>>"merekalah yang di sebut bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri....1 Pet.2:9"

Bagi kebanyakan orang Kristen, hal ini menjadi pertanyaan besar..."Kalau begitu kita tidak perlu menginjil dong?" ini jawaban yang dangkal dan bodoh...God Secret Will, kita tidak tahu siapakah orang-orang yang terpilih...oleh karena itu sangat di berlukan pemberitaan kabar baik, yang akan menyatakan kerajaan Allah dibumi dan memunculkan orang-orang yang ditetapkan oleh Allah menjadi umat-Nya.
Di Yoh. 3:16 tdk ada frasa dipilih Allah, jadi semua tergantng apk seseorg mau percaya atau tdk, terserah freewillnya.
Yoh. 1:12 tdk ada frasa pilihan Allah, semua tergantung apk mau menerima Yesus sbg Juruselamat atau tdk,
apabila mau menerima-Nya mk akan menjadi anak2 Allah krn dilahirkan baru,
jadi semuanya tergantung pada freewill masing2 orang, ini tentunya akan menggambarkan ke-Maha-adilan Allah.
Logged

"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah". Yesaya  40:31
ayub arifin tanjung
Anak Tuhan
***

Karma: 0
Offline Offline

Posts: 117


View Profile
« Reply #33 on: May 12, 2015, 08:27:46 PM »

Coba bapak lihat teks Yunani dan Beberapa tafsiran untuk membantu bapak memahami maksdu pilihan dibalik ayat-ayat tersebut.

apabila mau menerima-Nya mk akan menjadi anak2 Allah krn dilahirkan baru,
jadi semuanya tergantung pada freewill masing2 orang, ini tentunya akan menggambarkan ke-Maha-adilan Allah.

Ma'af kalau salah, setelah saya amati Pernyataan bapak ini bisa saya simpulka, jika freewil manusia lebih menentukan nasib manusia nantinya di banding Allah sendiri dan Allah tidak mempunyai kuasa atau sama sekalui tidak berdaya melakukan apapun selain menunggu keputusan manusia untuk menerima-nya. Ia tidak mempunyai kuasa menentukan apa yang sudah Ia rencanakan. Freewill menjadi otoritas tertinggi untuk menentukan seorang selamat atau tidak.

Frrewill adalah bentuk tanggungjawab manusia untuk melakukan kehendak Allah, bisa saja salah atau benar namun semua ada dalam kedaulatan Allah yang mutlak.  Smiley
Logged
pa_ul
Hamba Tuhan
****

Karma: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 368



View Profile
« Reply #34 on: May 12, 2015, 09:06:36 PM »

Coba bapak lihat teks Yunani dan Beberapa tafsiran untuk membantu bapak memahami maksdu pilihan dibalik ayat-ayat tersebut.

apabila mau menerima-Nya mk akan menjadi anak2 Allah krn dilahirkan baru,
jadi semuanya tergantung pada freewill masing2 orang, ini tentunya akan menggambarkan ke-Maha-adilan Allah.

Ma'af kalau salah, setelah saya amati Pernyataan bapak ini bisa saya simpulka, jika freewil manusia lebih menentukan nasib manusia nantinya di banding Allah sendiri dan Allah tidak mempunyai kuasa atau sama sekalui tidak berdaya melakukan apapun selain menunggu keputusan manusia untuk menerima-nya. Ia tidak mempunyai kuasa menentukan apa yang sudah Ia rencanakan. Freewill menjadi otoritas tertinggi untuk menentukan seorang selamat atau tidak.

Frrewill adalah bentuk tanggungjawab manusia untuk melakukan kehendak Allah, bisa saja salah atau benar namun semua ada dalam kedaulatan Allah yang mutlak.  Smiley

Kejatuhan Adam & Hawa itu karena freewill mereka atau krn Allah telah menentukan kejatuhan mereka?
Logged

"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah". Yesaya  40:31
ayub arifin tanjung
Anak Tuhan
***

Karma: 0
Offline Offline

Posts: 117


View Profile
« Reply #35 on: May 12, 2015, 10:21:36 PM »

 Smiley Kejatuhan manusia adalah kegagalannya bertanggungjawab kepada Allah bukan? manusia memilih melakukan kehendaknya sendiri untuk memberontak kepada Allah. Semua peristiwa yang ada dibumi di dalam ketetapan (rencana) Allah termasuk kejatuhan Adam dan isterinya, apakah hal ini salah atau keliru? tentu tidak sama sekali! Ia pembuat rencana hidup di bumi dan segala isinya. Siapakah manusia sehingga bisa menganggap ini keliru atau salah? siapakah manusia sehingga ia berani mengatakan Allah tidak berhak menentukan nasib kami dan kami bisa memilih sendiri jalan kami? Siapakah manusia yang berani berkata, aku memilih untuk percaya Yesus dan menerima-Nya, ini semua karena keputusanku memilih-Nya? Siapakah kita???  dan manusia mana yang akan bisa menerima kebenaran dan mengerti kebenaran tanpa Anugerah Allah sendiri yang memampukan orang tersebut menerimanya. Dia adalah Tuhan pencipta langit dan bumi, Sang pengatur waktu, pembuat sejarah. Memang tidak semua pekerjaan dan rencana Allah bisa kita mengerti dengan gamblang karena kita hanyalah manusia ciptaan-Nya dan tidak berdaya apapun (Ulangan 29:29), pikiran kita hanya seluas ukuran kepala kita.
Keselamatan dikerjakan oleh-Nya, dan untuk kemuliaan-Nya (Roma 11:36), lalu apa yang bisa kita lakukan? tentu menggunakan freewill kita untuk memuliakan nama-Nya. Sebijak-bijaknya manusia di bumi Ia tidak akan sampai kepada Allah jika bukan Allah sendiri yang memilihNya dan memintanya datang kepada-Nya.
Logged
pa_ul
Hamba Tuhan
****

Karma: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 368



View Profile
« Reply #36 on: May 13, 2015, 04:31:01 AM »

Smiley Kejatuhan manusia adalah kegagalannya bertanggungjawab kepada Allah bukan? manusia memilih melakukan kehendaknya sendiri untuk memberontak kepada Allah. Semua peristiwa yang ada dibumi di dalam ketetapan (rencana) Allah termasuk kejatuhan Adam dan isterinya, apakah hal ini salah atau keliru? tentu tidak sama sekali! Ia pembuat rencana hidup di bumi dan segala isinya. Siapakah manusia sehingga bisa menganggap ini keliru atau salah? siapakah manusia sehingga ia berani mengatakan Allah tidak berhak menentukan nasib kami dan kami bisa memilih sendiri jalan kami? Siapakah manusia yang berani berkata, aku memilih untuk percaya Yesus dan menerima-Nya, ini semua karena keputusanku memilih-Nya? Siapakah kita???  dan manusia mana yang akan bisa menerima kebenaran dan mengerti kebenaran tanpa Anugerah Allah sendiri yang memampukan orang tersebut menerimanya. Dia adalah Tuhan pencipta langit dan bumi, Sang pengatur waktu, pembuat sejarah. Memang tidak semua pekerjaan dan rencana Allah bisa kita mengerti dengan gamblang karena kita hanyalah manusia ciptaan-Nya dan tidak berdaya apapun (Ulangan 29:29), pikiran kita hanya seluas ukuran kepala kita.
Keselamatan dikerjakan oleh-Nya, dan untuk kemuliaan-Nya (Roma 11:36), lalu apa yang bisa kita lakukan? tentu menggunakan freewill kita untuk memuliakan nama-Nya. Sebijak-bijaknya manusia di bumi Ia tidak akan sampai kepada Allah jika bukan Allah sendiri yang memilihNya dan memintanya datang kepada-Nya.

Jangan lupa bahwa Allah menciptakan manusia serupa dan segambar dgn DIA
Manusia memiliki kebebasan memilih/freewill krn memang diciptakan serupa dgn DIA yg juga memiliki kebebasan
Allah tdk mungkin menciptakan manusia hanya utk menuruti kehendak-Nya, itu sebabnya banayk org yg tdk mau menntaati perintah2-Nya.
kalau Allah menggunakan kedaulatan-Nya atas manusia, maka tdk akan ada seorgpun yg binasa
Itu sebabnya dlm II Petrus 3:9 tertulis:
3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian,
tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Namun Tuhan tdk pernah memaksakan setiap org utk berbalik dan bertobat bukan?
Logged

"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah". Yesaya  40:31
ayub arifin tanjung
Anak Tuhan
***

Karma: 0
Offline Offline

Posts: 117


View Profile
« Reply #37 on: May 14, 2015, 07:29:04 PM »

Surat petrus ditujukan untuk siapa pak? dan siapakah yang dimakasud petrus dalam ayat itu? harus jelas.... Smiley,  Faktanya bagaimana Pak Paul, ada yang binasa tidak? Allah memang menghendaki sluruh isi bumi diselamatkan...

Saya mengajukan pertanyaan, Apakah selamat tidaknya seseorang berdasar pada keputusannya di dalam freewill yang ia miliki dan Allah tidak berkutat atau berdasar Anugerah Allah semata yang dikerjakan oleh Ia sendiri kepada siapa Ia berkenan? Smiley
Logged
pa_ul
Hamba Tuhan
****

Karma: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 368



View Profile
« Reply #38 on: May 14, 2015, 08:17:25 PM »

Surat petrus ditujukan untuk siapa pak? dan siapakah yang dimakasud petrus dalam ayat itu? harus jelas.... Smiley,  Faktanya bagaimana Pak Paul, ada yang binasa tidak? Allah memang menghendaki sluruh isi bumi diselamatkan...

Saya mengajukan pertanyaan, Apakah selamat tidaknya seseorang berdasar pada keputusannya di dalam freewill yang ia miliki dan Allah tidak berkutat atau berdasar Anugerah Allah semata yang dikerjakan oleh Ia sendiri kepada siapa Ia berkenan? Smiley
Sura Petrus ditujukan utk semua org percaya yg menantikan kedatangan Tuhan Yesus kedua kali,
memang pasti ada yg binasa karena memang banyak yg menolak utk percaya Yesus
Keselamatan merupakan pilihan setiap org utk mau percaya atau tidak percaya (Yoh. 3:16; Yoh. 1:12), tdk ada paksaan
Keselamatan adalah anugerah Allah kpd semua manusia yg boleh diterima atau ditolak, tdk ada paksaan dlm menerima atau menolak anugerah Allah.
Logged

"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah". Yesaya  40:31
ayub arifin tanjung
Anak Tuhan
***

Karma: 0
Offline Offline

Posts: 117


View Profile
« Reply #39 on: May 15, 2015, 02:52:45 AM »

Nha, itu maksud saya pak Surat ini ditujukan kepada setiap orang Percaya dan orang yang berpotensi untuk percaya.
Pernyataan Bapak Kontradiksi bukan paradoks...Anugerah itu tidak dipengaruhi usaha manusia "Yang mengambil keputusan"....Efesus 2:8,9. Jika Keselamatan Anugerah, berarti keselamatan tidak bisa diusahakan oleh manusia, sekalipun Ia memilih untuk percaya. Dan maksud saya yang mengerjakan keputusan untuk saya bisa memilih yang benari adalah Allah sendiri. Tanpa pertolongan Kristus tidak ada manusia yang bisa memutuskan jika ia percaya maka selamat, kacau kalau ada kejadian seperti ini.... Memang keputusan hati yang mengambil keputusan adalh freewill kita, namun yang mengerjakan Allah sendiri kira-kira ini semua terangkum dalam kitab Roma 11:36, juga silahkan buka dalam Filipi 2:19...silahkan bapak selidiki kembali secara biblika dan kontekstual.  Smiley
Logged
pa_ul
Hamba Tuhan
****

Karma: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 368



View Profile
« Reply #40 on: May 15, 2015, 04:38:27 AM »

Nha, itu maksud saya pak Surat ini ditujukan kepada setiap orang Percaya dan orang yang berpotensi untuk percaya.
Pernyataan Bapak Kontradiksi bukan paradoks...Anugerah itu tidak dipengaruhi usaha manusia "Yang mengambil keputusan"....Efesus 2:8,9. Jika Keselamatan Anugerah, berarti keselamatan tidak bisa diusahakan oleh manusia, sekalipun Ia memilih untuk percaya. Dan maksud saya yang mengerjakan keputusan untuk saya bisa memilih yang benari adalah Allah sendiri. Tanpa pertolongan Kristus tidak ada manusia yang bisa memutuskan jika ia percaya maka selamat, kacau kalau ada kejadian seperti ini.... Memang keputusan hati yang mengambil keputusan adalh freewill kita, namun yang mengerjakan Allah sendiri kira-kira ini semua terangkum dalam kitab Roma 11:36, juga silahkan buka dalam Filipi 2:19...silahkan bapak selidiki kembali secara biblika dan kontekstual.  Smiley
Mana ada orang yg belum percaya dan tdk percaya mau mengerti Alkitab?
Ketika Adam memilih utk memetik buah pengetahuan, itu diarahkan oleh Allah atau pilihan dia sendiri?
Logged

"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah". Yesaya  40:31
ayub arifin tanjung
Anak Tuhan
***

Karma: 0
Offline Offline

Posts: 117


View Profile
« Reply #41 on: May 19, 2015, 08:07:08 PM »

 Cheesy bukan itu maksud saya pak, syarat orang membaca Alkitab kan memang harus memiliki kepercayaan terhadap Alkitab itu sendiri jika ia adalah firman Allah...
Bapak mengulang pertanyaan yang intinya sama, ya jelas itu pilihan Adam sendiri namun dalam ketetapan yang sudah Allah lakukan. Pak sebelum adam ada Allahpun sdh buat Planing dunia ini dan segala isinya bahkan setiap peristiwa yang terjadi tidak ada satupun di luar kedauatan Allah. Masalahnya pandangan kita terlalu sempit terhadap Fakta yang saya utarakan ini, karena apa? karena kita hanya hidup pada zaman ini dan menganggap Allah itu tidak adil jika demikian....Namun Ia Allah yang berjalan dan ada dahulu, sekarang dan Nanti...Ia meguasai segala sesuatu.  Smiley

Baik, bapak silahkan menyelidiki ayat dibawah ini, yang terambil dari Efesus 1:4-7

4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,

6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.

7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,


Logged
pa_ul
Hamba Tuhan
****

Karma: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 368



View Profile
« Reply #42 on: May 20, 2015, 07:47:39 PM »

Cheesy bukan itu maksud saya pak, syarat orang membaca Alkitab kan memang harus memiliki kepercayaan terhadap Alkitab itu sendiri jika ia adalah firman Allah...
Bapak mengulang pertanyaan yang intinya sama, ya jelas itu pilihan Adam sendiri namun dalam ketetapan yang sudah Allah lakukan. Pak sebelum adam ada Allahpun sdh buat Planing dunia ini dan segala isinya bahkan setiap peristiwa yang terjadi tidak ada satupun di luar kedauatan Allah. Masalahnya pandangan kita terlalu sempit terhadap Fakta yang saya utarakan ini, karena apa? karena kita hanya hidup pada zaman ini dan menganggap Allah itu tidak adil jika demikian....Namun Ia Allah yang berjalan dan ada dahulu, sekarang dan Nanti...Ia meguasai segala sesuatu.  Smiley

Baik, bapak silahkan menyelidiki ayat dibawah ini, yang terambil dari Efesus 1:4-7

4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,

6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.

7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,



Kata di dalam Dia teralu sering dilewatkan
Jadi yg dipilih/ditetapkan itu sebenarnya bukan orangnya, tapi jalan keselamtannya, hanya melalui Yesus saja (DIA)
Logged

"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah". Yesaya  40:31
ayub arifin tanjung
Anak Tuhan
***

Karma: 0
Offline Offline

Posts: 117


View Profile
« Reply #43 on: May 21, 2015, 12:12:28 AM »

 Bapak terlalu cepat menyimpulkan dengan hanya melihat sekilas. Maaf pak, tapi bapak salah besar dalam memahami kalimat dalam ayat 4 ini. Mari silahkan sekali lagi digumulkan dan pada Cheesy ayat 4 jangan diambil sepotong pak karena frasa "di dalam Dia" tidak berdiri sendiri, masih ada lanjutannya pak..."Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya." makna kalimat ini....Didalam DIA (Allah anak) kita (orang-orang yang sejak semula sebelum dunia dijadikan telah ditetapkan)  telah dipilih supaya kudus.  Smiley

Beberapa orang Kristen yang hanya melihat dari sudut pandang jaman ini saja mungkin akan melihatnya sebagai sesuatu yang jahat dan tidak adil. Malah beberapa teolog kristen menganggap kebenaran ini adalah doktrin dari sekte sesat. Allah mengerjakan rencananya atas kita sejak semula. Freewill manusia ada dibawah kedaulatan Allah yang mutlak, tidak masalah kita menerimanya atau tidak... Smiley. Thmks Pak.
Logged
pa_ul
Hamba Tuhan
****

Karma: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 368



View Profile
« Reply #44 on: May 21, 2015, 07:06:32 PM »

Bapak terlalu cepat menyimpulkan dengan hanya melihat sekilas. Maaf pak, tapi bapak salah besar dalam memahami kalimat dalam ayat 4 ini. Mari silahkan sekali lagi digumulkan dan pada Cheesy ayat 4 jangan diambil sepotong pak karena frasa "di dalam Dia" tidak berdiri sendiri, masih ada lanjutannya pak..."Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya." makna kalimat ini....Didalam DIA (Allah anak) kita (orang-orang yang sejak semula sebelum dunia dijadikan telah ditetapkan)  telah dipilih supaya kudus.  Smiley

Beberapa orang Kristen yang hanya melihat dari sudut pandang jaman ini saja mungkin akan melihatnya sebagai sesuatu yang jahat dan tidak adil. Malah beberapa teolog kristen menganggap kebenaran ini adalah doktrin dari sekte sesat. Allah mengerjakan rencananya atas kita sejak semula. Freewill manusia ada dibawah kedaulatan Allah yang mutlak, tidak masalah kita menerimanya atau tidak... Smiley. Thmks Pak.
Yang sdh ada sebelum dunia dijadikan adalah Kristus
Allah telah merancang keselamtan hanya melalui/didalam Kristus, ketika DIA tahu bahwa manusia ciptaan-Nya akan jatuh
Mungkin ayat ini bisa menjadi salah satu rujukan tt siapa dan apa yg dimaksud Efesus 1:4 tsb:
I Petrus  1:20 Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir.
Logged

"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah". Yesaya  40:31
Pages: 1 2 [3] 4 Go Up Print 
« previous next »
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.8 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!
Page created in 0.033 seconds with 18 queries.