Pusing Memakai Tanda Baca

puji's picture

Topic Blog: Literatur

Komunitas Umum: Network Literatur

Keywords Blog: literatur, menulis, tanda baca, tulis

Dalam suatu pelatihan menulis yang pernah saya ikuti, ada satu saran
yang masih nempel di otak saya yang memacu saya untuk tidak takut
menulis. "Pokoknya teruslah menulis sampai selesai, jangan pedulikan
ejaannya (baca: tanda baca) benar atau salah."

Ya, memang satu kendala yang dulu sering mengusik proses menulis yang
saya lakukan adalah ketika saya berpikir, tanda bacanya pas tidak ya?
Apakah benar tanda koma ada di sini? Kalau untuk kalimat ini, apa
perlu titik dua? Petik tunggal setelah titik atau sebelumnya?

Ketika memulai menulis, pusing memikirkan hal-hal itu memang dapat
menjadi batu sandungan yang akhirnya membuat ayunan pena berhenti.
Meskipun tanda baca itu seharusnya tidak menjadi kendala saya, karena
sejak sekolah dasar pun kita sudah diajari cara memakainya. Seperti,
titik untuk mengakhiri kalimat, tanda tanya untuk kalimat bertanya,
dan tanda seru untuk kalimat perintah.

Mungkin kita masih mengingat bagaimana menggunakan tanda titik, tanda
tanya, dan tanda seru tersebut. Tapi, kalau bagaimana dengan tanda
koma (,), titik dua (:), titik koma (;), petik tunggal ('), petik
ganda ("), apakah kita dapat menggunakannya dengan benar?

Memang tidak baik, jika pada awal menulis kita terlalu pusing
memikirkan tanda baca ini. Tetapi ke depannya, bila Anda memang
berniat terjun dalam dunia tulis-menulis ini, mempelajari dan
menggunakan pemakaian tanda baca yang benar sangatlah perlu. Karena,
bukankah Anda ingin agar tulisan yang sudah Anda buat dimengerti orang
lain? Dan itulah manfaat yang diberikan oleh tanda baca ini.

(Baca artikel ini dan ini, bisa jadi bahan pengaya, trus komen di sini ya Smile)

Komentar-Komentar

yohanna's picture

buku EYD

Jadi inget jaman SD dulu waktu disuruh ibu guru membeli buku EYD untuk pelajaran bahasa Indonesia. Ternyata saat ini sangat dibutuhkan. Duh, dimana ya EYDku..  

puji's picture

beli lagi ...

Kalo ilang beli lagi aja, biar acara tulis-menulismu semakin lancar Non :)
"kita berbeda dalam semua kecuali dalam cinta."

dianpra's picture

True!! but ....

Lepas dari perlunya tanda baca, kalau u memang niat mau nulis, tulis aja terus, ngga usah pusing mikir yang lain-lain, termasuk tanda baca, itu urusan nanti. Memang tanda baca itu perlu dalam menulis, tapi inti dari apa yang disebut menulis itu ya menulis itu sendiri.
Pemikiran itu aku dapet setelah aku baca sebuah artikel tentang menulis.

puji's picture

Yes, true ....

Iya emang bener, kalo pengen belajar menulis ya menulis saja, ga usah pusing dulu dengan hal-hal itu. Tapi tetep harus dipelajari lho, seperti muatan dari blog saya itu hehe ...
"kita berbeda dalam semua kecuali dalam cinta."

yohanna's picture

belajar nulis sambil belajar tanda baca


emang bener tanda baca itu perlu.

Belajar dari pengalaman, ketika aku belajar menulis secara tidak langsung aku juga belajar tanda baca. Bukannya tidak langsung sih, tapi mau ga mau jadi belajar tanda baca.


Sekarang ak mengerti lebih banyak tentang tanda baca dan bagaimana cara menggunakannya. Tapi masih belajar terus dong...

beri komentar baru

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
satu x = satu
Kerjakan soal tersebut dan masukkan jawab dengan angka bukan huruf. Contoh : "dua tambah empat = ?" masukkan "6".