Network Literatur

LanFlAt's picture

Perspektif ala Lampat Mengenai Sisi - Sisi Kelam nan Kelabu Media

Topic Blog: Literatur, Renungan dan Artikel

Komunitas Umum: Network Literatur, Network Misi, Network Renungan dan Artikel

Keywords Blog: Berita, Mazmur, Media, News

"Good news is the bad news, and bad news is the good news." Suatu ketika Lampat ngobrol-ngobrol santai dengan teman seperjuangan mengenai apa yang sesungguhnya menjadi masalah maraknya kasus-kasus degradasi moral yang nyatanya makin signifikan dari hari ke hari terutama yang disebabkan oleh media sebagai "The Octopus Information ".
 ... selengkapnya »
LanFlAt's picture

Nostalgia Lampat dan Sidang Skripsinya

Topic Blog: Literatur, Pendidikan, Renungan dan Artikel

Komunitas Umum: Network Literatur, Network Pendidikan, Network Renungan dan Artikel

Keywords Blog: Lampat, Mahasiswa, Sarjana, Sekolah, Sidang Skripsi, Stress, Tugas Akhir

"Aku harus jadi sarjana", itulah tulisan yang Lampat lihat pada secarik kertas yang ditempelkan ibu teman Lampat di meja belajarnya, waktu itu kami masih duduk di kursi sekolah dasar. Untuk menjadi seorang sarjana biasanya dibutuhkan sidang skripi atau tugas akhir. Bagaimana sesunggunhya animo mahasiswa milenum ke-3 ini dalam melihat fenomena skripsi tersebut?  ... selengkapnya »

Skycentro's picture

Sudahkah Kita Menjadi VISIONARIS Kristen yang Konkret dan Sustainable ?

Topic Blog: Literatur, Misi, Renungan dan Artikel, Teologi dan Alkitab

Komunitas Umum: Network Literatur, Network Misi, Network Renungan dan Artikel, Network Teologi

Keywords Blog: Alkitab, Fokus, kristen, Skycentro, visi

Kesadaran akan Pentingnya Fokus.
Kita yang pernah memakai kamera untuk memotret sesuatu tentu tahu apa dan betapa pentingnya fokus yang tepat. Jikalau kamera kita difokuskan dengan tepat pada obyek yang sedang difoto, tentu hasilnya akan jelas dan tajam. Di pihak lain, jikalau kita lalai mengatur fokus kamera kita, hasil fotonya akan menjadi kabur. Kita semua tentu ingin mendapatkan hasil yang jelas dan tajam, sehingga mengatur fokus menjadi bagian penting di dalam kita memakai kamera.

 ... selengkapnya »

10 kiat mempertahankan semangat hidup

Topic Blog: Leadership, Literatur, Misi, Pendidikan, Renungan dan Artikel, Teologi dan Alkitab, Yayasan dan Gereja

Komunitas Umum: Network Alkitab, Network Anak, Network Kepemimpinan, Network Konseling, Network Literatur, Network Misi, Network Pendidikan

Keywords Blog: kiat, semangat

10 KIAT MEMPERTAHANKAN SEMANGAT HIDUP

Banyak hal positif yang dapat Anda lakukan di tengah kesibukan rutin. Nikmatilah hidup sembari bekerja, niscaya Anda akan tetap mempertahankan semangat dan memiliki kehidupan yang bertenaga. Filipi 4:4 “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan. Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”

1. BERIKANLAH LEBIH
Jadilah orang yang selalu memberikan ‘lebih’ dalam apa saja yang Anda lakukan. Jadikanlah ‘totalitas’sebagai

gaya hidup Anda karena kebiasaan membentuk karakter. Berilah tanpa mengharap imbalan dan pujian.  ... selengkapnya »

LanFlAt's picture

Renungan Lampat Dibalik Lembaran Kematian

Topic Blog: Literatur, Renungan dan Artikel

Komunitas Umum: Network Literatur, Network Renungan dan Artikel

Keywords Blog: Jalan Hidup, Kehendak BAPA, Lampat, RIP

Akhir-akhir ini Lampat coba merenung (ceilah) tentang kematian. Lampat tidak takut mati, yang Lampat renungkan adalah nasib manusia yang sama. Yakni semua manusia mati. Lampat sedih jika ada orang-orang hebat (versi Lampat) yang meninggal dunia, karena Lampat bertanya-tanya siapakah gerangan yang akan mampu meneruskan perjuangan beliau dan terus menghadirkan kontribusi terhadap dunia ini ?


Sudah tak terhitung banyaknya orang yang meninggalkan planet terindah di Galaxy Bima sakti (milky way)ini. Semuanya meninggalkan jejak-jejak kaki yang unik dalam karang bunga kenangan. Ada yang meninggalkan kenangan yang indah dan manis. Sehingga menggugah hasrat kerinduan dan titik tetes air mata. Ada juga yang meninggalkan problema,dilema, dan..hutang  ... selengkapnya »

LanFlAt's picture

Lampat dan Aksi Menggelandangnya

Topic Blog: Literatur

Komunitas Umum: Network Literatur, Network Renungan dan Artikel

Keywords Blog: Kesempatan, Lampat, Menggelandang

Lampat suka sekali bertualang ria dengan motor bebeknya. Lampat selalu menikmati hidupnya dengan menikmati pesona keindahan alam-alam sekitar. Menikmati indahnya pantai dan indahnya alam pegunungan siapa yang tidak senang ?
Hanya saja banyak kisah petualangan Lampat yang terbentur dengan masalah dana, biarpun begitu Lampat tetap semangat bersama teman-teman Lampat untuk bisa bertualang walau dengan modal seadanya. Lampat berharap bisa mendaki gunung Everest suatu saat nanti, walau katanya mendaki Everest itu bak perjudian.
 ... selengkapnya »
LanFlAt's picture

Kisah Lampat Menikmati Dinamika Sosial Kehidupan

Topic Blog: Renungan dan Artikel

Komunitas Umum: Network Literatur, Network Renungan dan Artikel

Keywords Blog: Friendship, Humanity, Lampat, Social


Lampat senang punya banyak teman saat kuliah, Lampat senang untuk bercakap-cakap dengan teman-temannya saat kuliah. Lampat merasa kuliah itu menyenangkan karena tidak seketat waktu sekolah dulu. Lampat bisa keluar seenaknya, pokoknya budaya kuliah yang terkesan cuek memang lebih enak. Lampat juga suka nginap di kosa-kosan temen Lampat yang ada di Depok. Teman Lampat ini anak Sastra Rusia, anak ini sudah Lampat kenal sejak duduk di bangku kelas 3 SMP.  ... selengkapnya »

LanFlAt's picture

Kisah Lampat dan Sekolah yang Membuatnya Bingung

Topic Blog: Anak, Pendidikan, Renungan dan Artikel

Komunitas Umum: Network Anak, Network Konseling, Network Literatur, Network Pendidikan, Network Renungan dan Artikel

Keywords Blog: Lampat, Sekolah, Sistem Pendidikan

Lampat tidak suka sekolah, Lampat suka main. Entah sejak kapan Lampat tidak suka sekolah. Rasanya Lampat menyukai sekolah karena disekolah adalah tempat Lampat bisa selalu berinteraksi dengan wanita-wanita cantik. Lampat menyukai siswi yang cantik. Jika mendapat kesempatan duduk satu meja dengannya Lampat selalu senang dan hepi.

Selain dari alasan itu, Lampat tidak suka sekolah. Lampat sering diomelin ibu guru, karena Lampat terlalu pintar, yang ditanya teman Lampat..eh malah Lampat yang menjawab. Lampat sedih, sekolah tidak menghargai para siswa-siswinya berdasarkan talenta mereka, tetapi hanya berdasar nilai yang ada. Yang memiliki nilai tinggi dan alim dikelas selalu disayang dan jadi anak emas. Pada sisi yang lain anak-anak perusuh "digaploki". Anak-anak tidak diharagai sebagaimana seharusnya. Sekolah malah cenderung menjadi tempat penghukuman dan pembunuhan kepribadian.  ... selengkapnya »

LanFlAt's picture

Kisah Lampat dan Ikan-Ikan Malangnya

Topic Blog: Renungan dan Artikel

Komunitas Umum: Network Konseling, Network Literatur, Network Renungan dan Artikel

Keywords Blog: Ikan, Lampat, Pengalaman, Resiko

Lampat senang sekali memiliki aquarium baru, walau tidak besar, tapi Lampat senang dan hepi (sama aja yah).Dengan aquariumnya Lampat berusaha merancang design ruang dan melakukan pemeliharaan ikan-ikan hias.Ikan Lampat yang pertama adalah sapu-sapu yang biasa disebut juga Pleco. Setelah itu Lampat berusaha untuk membiakan lobster Papua. Tapi sayang lobster Papuanya sudah meninggal karena Lampat tidak memiliki sumberdaya yang baik. Lampat punya ikan dragon juga albino, ikan ini salah satu kesayangan Lampat. Selain itu ada ikan Leopard, Oscar, Louhan, Koi, Pleco albino, Aligator,Dolar,Piranha. Pokoknya Lampat ketagihan belanja ikan.
 ... selengkapnya »
Visobar Bankulon's picture

Realita Dibalik "Teroris-Teroris" Kehidupan Harian Manusia

Topic Blog: Renungan dan Artikel

Komunitas Umum: Network Alkitab, Network Konseling, Network Literatur, Network Misi, Network Renungan dan Artikel

Keywords Blog: Alkitab, berkat, Harapan, iman, Kehidupan, Yesus Kristus

*Ibrani:
13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.
Manusia hidup dalam jalinan teror-teror yang terus datang menggulung seperti ombak yang sifatnya konstantual. Dengan kondisi ini, adalah mutlak bagi seorang manusia itu untuk memiliki payung-payung yang mampu melindunginya dari hujan teror, bahkan diperlukan pula perisai-perisai untuk mampu bertahan dalam badai kehidupan. Sejauh mana sebaiknya kita memandang dan menyikapi hal ini ?
 ... selengkapnya »
Sindikasikan isi