Feed aggregator

Pelayanan sebagai Staf Baru di SABDA

Terbaru dari Blog SABDA - Tue, 26/07/2022 - 10:37

Oleh: Rei

Halo Sahabat SABDA, saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena pada 18 Juli 2022, saya memulai perjalanan hidup yang baru di Kota Solo. Pada tanggal itulah, saya memulai petualangan hidup saya melayani Tuhan di Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). Sedikit cerita saja teman-teman, saya adalah seorang sarjana lulusan Teologi yang memiliki panggilan pelayanan yang cukup jelas sebagai seorang gembala. Panggilan itu sudah saya yakini sejak saya masih berkuliah. Ketika tiba saatnya saya lulus dari kuliah dan mendapatkan gelar sarjana, saya mulai mempertanyakan tempat pelayanan yang Tuhan mau untuk saya lakukan.

Sebelum bergabung di YLSA, saya telah memiliki pengalaman pelayanan di dua tempat yang berbeda. Pertama, saya pelayanan di GBI (Gereja Bethel Indonesia) Batu Penjuru, Surabaya. Saya pelayanan di situ selama 1 bulan saja karena ada sedikit perbedaan. Setelah itu, saya melanjutkan pelayanan di GTDI (Gereja Tuhan di Indonesia) Glory Kediri. Di Kediri, saya pelayanan cukup lama, sejak November 2020 hingga terakhir sebelum bergabung dengan YLSA, atau lebih tepatnya pada 17 Juni 2022.

GTDI Glory Kediri sendiri adalah gereja tempat saya berjemaat dan yang dipimpin atau digembalai oleh orang tua saya sendiri. Karena usia yang masih cukup muda, saya pikir saya masih sangat perlu punya banyak pengalaman sebelum benar-benar mengikuti keyakinan panggilan pelayanan saya sebagai seorang gembala. Oleh sebab itu, pada pertengahan Juni, saya berdoa berpuasa untuk dapat bergabung dengan YLSA.

Sebelumnya, saya mendengar bahwa YLSA sedang membutuhkan banyak staf baru untuk mendukung pelayanan mereka. Oleh sebab itu, sebelum saya melangkah dan mengambil keputusan bergabung, sangatlah baik jika saya bawa hal itu dalam doa dan puasa. Dalam masa doa dan puasa yang saya lakukan, saya hanya fokus untuk mendapatkan jawaban Tuhan apakah saya boleh bergabung untuk menjadi staf atau tidak. Isi doa saya adalah meminta kepada Tuhan agar salah satu staf yang saya kenal tersebut datang untuk menawarkan langsung kesempatan yang sudah saya dengar sebelumnya.

Selama pertengahan Juni itu, saya berdoa dan berpuasa dengan permohonan jika salah satu staf mencari saya sebelum pergantian bulan, Tuhan izinkan saya untuk bergabung di YLSA. Namun, jika sudah berganti bulan atau bahkan Tuhan tidak menjawab sama sekali, saya yakini bahwa saya harus bertahan di tempat pelayanan yang sudah saya kerjakan atau di GTDI Glory Kediri tersebut.

Tepat satu minggu setelah saya berdoa dan berpuasa, salah staf yang sudah saya kenal menghubungi saya melalui DM Instagram untuk menanyakan apakah saya mau bergabung di YLSA. Sontak, hal itu membuat saya bersyukur. Bukan karena harapan saya terkabul, melainkan karena Tuhan telah jawab sesuai apa yang saya doakan. Seandainya Tuhan menjawab dengan kehendak lain, yaitu saya bertahan di GTDI, tentu saya akan tetap bersyukur.

Setelah doa saya terjawab dengan konfirmasi dari Tuhan yang cukup jelas, pada 4 Juli 2022, saya mengajukan lamaran untuk bergabung di YLSA. Puji Tuhan, pada 5 Juli 2020, lamaran saya direspons dan langsung diajukan beberapa pertanyaan wawancara serta syarat-syarat pelengkap untuk mendukung surat lamaran saya.

Hingga pada akhirnya, saya dinyatakan diterima untuk bergabung di YLSA dengan beberapa syarat. Syarat pertama adalah saya akan memasuki masa percobaan terlebih dahulu selama 2 bulan sebelum akhirnya dapat menjadi staf tetap. Jika pada 2 bulan itu kinerja saya tidak sesuai dengan apa yang YLSA butuhkan, saya tidak akan bisa menjadi staf tetap.

Hal itu saya terima karena saya yakin ini dari Tuhan. Karena itu, Tuhan juga yang akan memberi kekuatan kepada saya selama masa percobaan. Saya telah memulai masa percobaan sejak 18 Juli 2022, dan akan berakhir hingga 2 bulan ke depan. Tentunya, saya juga berharap Sahabat SABDA dapat memberikan dukungan doanya, baik untuk saya maupun YLSA, dalam setiap pelayanan yang dilakukan.

Inilah sepenggal cerita saya sebelum bergabung menjadi staf baru di SABDA. Kiranya Sahabat SABDA dapat menjadi pribadi yang senantiasa mengandalkan Tuhan. Bukan hanya ketika menjalankan keputusan yang sudah dipilih, melainkan sebelum mengambil keputusan dan bahkan pada setiap momen kehidupan, kiranya kita selalu bertanya dan mengandalkan Tuhan.

Studi Ber-Medsos Alkitab

Terbaru dari Blog SABDA - Fri, 22/07/2022 - 09:29

Media sosial (medsos) telah menjadi wadah bertemunya sosial dan media, dan memfasilitasi interaksi antara manusia dengan media, media dengan manusia, dan manusia dengan manusia secara digital. Medsos sendiri juga mengalami banyak perkembangan, antara lain social media in every gadget (setiap orang yang punya gadget pasti punya media sosial), medsos untuk aktualisasi diri (berfokus pada eksistensi diri sendiri), dan sebagai tempat "nongkrong" digital (secara alami, manusia butuh bersosialisasi dan salah satu cara menyalurkannya adalah dengan nongkrong/hangout).

Seiring dengan perkembangan tersebut, medsos pun bisa menjadi sarana untuk mengunggah konten-konten terkait belajar firman Tuhan. Nah, salah satunya dengan ber-PA menggunakan media sosial. Bagaimana ber-PA menggunakan media sosial? Ada dasar-dasar ketika ber-PA dengan media sosial, yaitu Doa, Baca, Belajar, Bagikan. Dengan begitu, apa yang saya lakukan ketika ber-PA di media sosial bisa saya bagikan di media sosial agar firman Tuhan yang sudah saya baca dan pelajari boleh menjadi berkat bagi warganet.

Memperkenalkan Program Baru MLC: Kelas Diskusi Langsung

Terbaru dari Blog SABDA - Wed, 20/07/2022 - 15:20

Hai, Sahabat  SABDA . Lagi-lagi, saya sangat senang berjumpa dengan Sahabat SABDA melalui blog kali ini. Saya akan bercerita tentang program baru yang diadakan oleh SABDA Ministry Learning Center (MLC), yaitu Kelas Diskusi Langsung atau kami singkat dengan sebutan KDL.

Penjelasan tentang KDL dilakukan pada Rabu, 13 Juli 2022, melalui platform Zoom (silakan lihat rekaman tundanya melalui link: https://youtu.be/vUgR_fNjauc). Sangat bersyukur karena ada 31 Sahabat SABDA MLC yang ikut dalam penjelasan serta simulasi dari KDL ini. Kalau melihat ke belakang, program ini kami adakan karena cukup banyak peserta kelas online MLC dari grup WA/Telegram yang meminta diadakan diskusi secara tatap muka. Akhirnya, setelah diskusi bersama tim Live, kami pun menerima aspirasi tersebut dan mengenalkan program baru ini kepada mereka.

Menurut saya, ini sebuah tantangan dan kesempatan yang baru lagi bagi Divisi  SABDA Live. Kenapa tidak? Setelah kami melakukan program kelas online sejak 2021 dengan penjelasan materi melalui Zoom dan memperbaiki sistem kelas dengan kelas pagi dan malam, sekarang kami mendapat cara baru lagi untuk berkembang dan belajar melalui KDL ini. Jadi, meskipun saat menyusun sistem diskusi dan semua kelengkapan yang diperlukan untuk KDL ini cukup membuat kami berpikir ekstra, tetapi puji Tuhan, Dia ada dan beserta kami. Tuhan baik karena menolong semua proses rapat dan diskusi kami untuk memutuskan program ini. Sampai akhirnya, terwujudlah penjelasan mengenai KDL yang disampaikan oleh Ibu Yulia kepada seluruh Sahabat  SABDA MLC   yang join dalam acara ini. Simulasinya juga berjalan lancar meskipun ada beberapa hal yang harus kami perbaiki lagi. Paling tidak, kami sudah punya gambaran untuk pelaksanaan KDL Agustus nanti.

Saya belajar banyak dalam pembuatan sistem KDL ini, mulai dari berpikir lebih luas, belajar tentang proses, sampai belajar tentang dinamika yang baik untuk acara-acara yang sifatnya tatap muka. Saya sangat bersyukur dan tidak sabar untuk mengikuti acara KDL yang akan dilangsungkan pada Agustus nanti, tepatnya pada 9 - 11 Agustus 2022 via Zoom. Namun, kelas ini hanya bisa diikuti oleh alumni kelas online SABDA MLC! Nah, kita akan berdiskusi tentang Keberadaan Allah (The Existence of God) dengan subtopik:
1. Allah Adalah Roh (Tidak Kelihatan) = Selasa, 9 Agustus 2022
2. Allah Ada di Mana-mana (Omnipresence) =  Rabu, 10 Agustus 2022
3. Keberadaan Allah dalam Alkitab = Kamis, 11 Agustus 2022

So, bagi Sahabat SABDA yang sudah pernah lulus dari kelas online MLC, yuk daftarkan diri Anda sekarang juga ke link berikut: https://bit.ly/form-mlc3. Mari belajar teologi dan topik kekristenan lainnya bersama-sama (1Ptr. 3:15). Soli Deo gloria!

Asyiknya Belajar Firman Tuhan dengan App Cerita Alkitab Anak

Terbaru dari Blog SABDA - Tue, 19/07/2022 - 14:22

Menjelang peringatan Hari Anak Nasional, SABDA Unboxing! membahas produk-produk SABDA terkait pelayanan anak. SABDA Unboxing! minggu kedua Juli ini mengupas App Cerita Alkitab Anak. Awalnya, saya pikir hanya 1 aplikasi yang akan dikupas. Ternyata, aplikasi cerita Alkitab anak yang dimiliki SABDA ada banyak.

Kalau melihat siaran tunda SABDA Unboxing!App Cerita Alkitab Anak di IG Live @sabdaresources, tampak begitu singkat ya karena berlangsung selama 30 menit. Namun, persiapan di balik itu tidaklah singkat, Teman-teman. Mengapa? Karena saya perlu persiapan mental, penguasaan bahan, dan latihan dalam berkomunikasi. Maklumlah, saya bukan orang yang pintar dalam berbicara. Ada banyak keraguan, ketakutan, dan kekhawatiran yang saya alami sebelum acara IG Live. Bersyukur, ada rekan-rekan yang membantu saya, yaitu Nikos, Mbak Evi, dan Bu Yulia, yang selalu membimbing saya untuk lebih menikmati SABDA Unboxing!.

Selama persiapan, saya kagum atas pertolongan Tuhan yang memberikan banyak bahan pelayanan anak kepada SABDA melalui mitra-mitra SABDA, hingga bisa dikembangkan dalam bentuk aplikasi sejak tahun 2015. Meski tadinya saya merasa takut akan diri sendiri, hal itu sirna sedikit demi sedikit. Banyak aplikasi cerita Alkitab anak, seperti Cerita Alkitab Terbuka (CAT), Alkitab AYT Bergambar, Cerita Injil Audio (CIA), SABDA Komik, Komik Alkitab Bergambar, dan Komik Kitab Suci, yang Tuhan berikan kepada SABDA untuk dikelola dan dikembangkan dengan kerennya dalam HP Android dan iOS.

Setelah proses latihan berlangsung, saya disadarkan bahwa saya hanyalah alat yang Tuhan mau pakai untuk pekerjaan-Nya dan saya tidak perlu takut. Aplikasi-aplikasi ini sudah memberkati banyak orang, baik bagi anak-anak yang mau belajar firman Tuhan, guru sekolah minggu yang rindu mengajar anak-anak dengan baik, maupun orang tua yang membimbing anaknya sesuai dengan prinsip Alkitab. Aplikasi cerita Alkitab anak sangat menarik bagi anak-anak dan dapat mempertajam pemahaman mereka tentang firman Tuhan.

Ya, Tuhan itu baik. Dia ingin setiap orang mengenal Dia dengan benar. Dia tidak membiarkan kita kebingungan dalam menjalani kehidupan ini. Alat-alat ini pun tersedia untuk melayani anak-anak yang kita kasihi. Perlu Teman-teman ketahui, aplikasi-aplikasi tersebut tidak hanya berupa teks, ada pula gambar-gambar yang dapat menolong anak memahami peristiwa dalam firman Tuhan. Dalam aplikasi CAT, terdapat pertanyaan-pertanyaan panduan yang menolong anak-anak semakin menikmati firman Tuhan.

Nah, bagi teman-teman, guru sekolah minggu, dan orang tua, mari kita menuntun anak-anak untuk belajar firman Tuhan dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi tersebut. Silakan mendapatkannya di situs PEPAK . Kiranya anak-anak semakin mengenal Tuhan secara pribadi dan menjadi terang dan garam bagi dunia ini. Tuhan Yesus memberkati.

Pengalaman Pertama Magang di SABDA

Terbaru dari Blog SABDA - Fri, 15/07/2022 - 20:34

Oleh: Eunike

Halo Sahabat SABDA ... Senin, 11 Juli 2022, menjadi tanggal yang istimewa bagi saya karena mendapatkan pengalaman yang sangat baru. Mendapat kesempatan untuk magang di Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) menjadi hal yang tidak saya duga. Saya adalah salah satu mahasiswi program studi Sistem Informasi. Saya tidak menyangka kalau saya bisa mendapatkan pengalaman magang pertama saya di SABDA untuk mengisi liburan setelah menyelesaikan semester dua ini.

Kegiatan magang hari ini dibuka dengan Persekutuan Doa (PD) staf SABDA yang diadakan setiap Senin dan Jumat. Saya dan Rahel (sesama staf magang) berkesempatan memperkenalkan diri dalam PD tersebut. Setelah PD, kami melakukan Pendalaman Alkitab (PA) yang dibagi menjadi beberapa kelompok. Kami bisa sharing dan berdiskusi tentang topik yang sedang dibahas dalam renungan ataupun firman Tuhan. Poin penting yang saya dapat dari PA hari ini adalah bahwa dalam setiap pikiran, perkataan, perbuatan, dan keputusan yang kita buat, kita harus terus melibatkan Tuhan Yesus dan meminta hikmat dan penyertaan dari-Nya.

Pada hari pertama magang ini, saya belajar banyak sekali hal baru, mulai dari mengenal SABDA, mengedit tulisan, menulis blog, dan melakukan rekaman artikel. Di sini, saya bertemu dengan kakak-kakak yang sabar sekali mengenalkan setiap hal yang ada di YLSA dan membimbing saya untuk memahami bagian-bagian pekerjaan di SABDA.

Pelajaran pertama yang saya dapat adalah orientasi editing. Dari orientasi ini, saya belajar untuk membaca tulisan dan mengeditnya dengan teliti. Kita juga harus mengetahui atau punya alasan yang jelas ketika melakukan perubahan dalam mengedit. Pelajaran kedua saya dapat dari orientasi blog. Dalam menulis blog, kita harus mencantumkan kata kunci agar tulisan yang kita buat mudah untuk dicari di mesin pencarian.

Selain mempelajari hal-hal terkait dengan pekerjaan, saya juga belajar untuk beradaptasi dengan staf-staf di SABDA. Kekeluargaan di sini begitu terasa saat makan siang. Kami duduk bersama untuk makan sambil mengobrol. Sebagai mahasiswa rantau yang terkadang makan sendiri, hal tersebut cukup menyenangkan untuk saya.

Setelah makan, kami melanjutkan orientasi untuk rekaman audio. Saya belajar untuk mengoperasikan alat untuk merekam audio, baik dengan laptop maupun handphone dengan bantuan aplikasi tambahan, dan berlatih merekam suara agar audio yang dihasilkan jelas dan tidak ada noise atau suara-suara dari luar yang bisa saja mengganggu. Sebelum melakukan rekaman, saya harus membaca teks artikel yang akan direkam terlebih dahulu agar menguasai materinya.

Pengalaman magang hari pertama ini sangat berkesan untuk saya. Ada banyak sekali hal baru yang saya ketahui hari ini dan saya sangat bersemangat untuk belajar hal-hal lain ke depannya. Saya berharap pada hari-hari magang selanjutnya, saya bisa belajar banyak hal dan semakin memahami setiap pekerjaan yang saya kerjakan. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati.

Temu Anggota KBBS: Sederhana, Berkesan, dan Mendalam

Terbaru dari Blog SABDA - Wed, 01/06/2022 - 13:13

Hallo Sahabat SABDA ... apakah Sahabat SABDA sudah membaca blog-blog terbaru dari YLSA? Kalau belum, silakan ambil waktu untuk membacanya dan temukan kabar terkini dari YLSA sehingga tidak ketinggalan infonya. 

Nah, kali ini, saya akan berbagi pengalaman ketika mengikuti acara Temu Anggota (TA) rutin yang diselenggarakan oleh Klub Baca Buku SABDA (KBBS). Acara ini berlangsung pada Rabu, 25 Mei 2022, pkl. 19.00 - 20.30 WIB via Zoom. Wah, seru dan tentunya menyenangkan karena semua anggota berkesempatan bertemu sebulan sekali dalam Zoom ini. TA KBBS bisa menjadi ajang bagi semua anggota untuk saling bertemu sehingga bisa semakin akrab.

Nikos, selaku host, membuka acara TA dengan sapa-sapa selama 10 menit, lalu dilanjutkan dengan doa pembukaan. Disusul dengan ice breaking yang pastinya sangat menambah keseruan acara ini. Mengapa tidak? Nikos mengajak semua anggota KBBS untuk melakukan sambung kata menjadi sebuah kalimat. Satu kalimat terdiri dari 5 kata dengan dua clue kata telah ditentukan dan yang berkaitan dengan buku, pintar, perpustakaan, dan seputarnya. Aktivitas ini mendorong anggota untuk berpartisipasi aktif dalam mengusulkan kata. Tak terasa 15 menit berlalu dan ice breaking pun harus berakhir. Sesi selanjutnya diisi oleh Roma yang menyampaikan visi TA KBBS mengingat banyak orang baru pertama kali join dalam acara ini. 

Dalam TA KBBS, sharing buku menjadi sesi utama. Ada Pak Samuel Siswono, Bu Riana Manja Dewi, dan Kak Santi Titik Lestari yang kali ini akan sharing buku. Dengan dipandu Ibu Yulia sebagai moderator, ketiga anggota akan sharing buku dalam waktu 3 menit per orang, lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kurang lebih 7 menit. Pak Samuel men-sharing-kan buku berjudul Anugerah yang Hilang karya Philip Yancey, Bu Riana dengan bukunya berjudul Doa Kuasa Seorang Istri karya Stormie Omartian, dan Kak Santi dengan bukunya yang berjudul Everybody's Normal Till You Get to Know Them karya John Ortberg. Sharing dari ketiga anggota KBBS ini menarik dan membuat saya banyak berpikir. Bagaimana saya dapat menjadi pribadi yang mengandalkan Tuhan melalui doa, mau bersaksi, tidak menjadi batu sandungan dalam kehidupan yang kujalani, dan juga mau terbuka di hadapan Tuhan dan orang yang mungkin membuat saya kecewa? Pokoknya setiap sharing dan tanya jawab meneguhkan, mengingatkan, juga menegur saya.

Setelah ketiga anggota sharing dan menjawab pertanyaan dari anggota yang lain, Ibu Yulia memberi kesimpulan dan menutup sesi sharing ini. Setelah itu, Nikos menyampaikan beberapa pengumuman dan acara TA ditutup dengan doa oleh Ibu Endang. Itulah rangkaian acara TA KBBS bulan Mei. Sederhana, bukan? Namun, tetap banyak yang bisa kita dapatkan. Mulai dari kenal anggota dengan lebih dekat, ada kesempatan sharing buku yang sudah dibaca, sampai mendapatkan pelajaran yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya menikmati TA ini dan sangat bersyukur karena semua rekan pecinta buku yang hadir dalam TA ini adalah rekan-rekan yang menguatkan.

Melalui kesempatan ini, saya mengajak Sahabat SABDA, terutama yang suka membaca buku, untuk bisa join dalam TA KBBS kita selanjutnya pada 21 Juni 2022, pada pukul yang sama. Jangan lupa ajak para pecinta buku lainnya ya. Bisa kontak Admin di 0821 3313 3315 untuk bertanya seputar KBBS.

So, membaca buku itu asyik, tetapi membaca dan membagikan hasil buku yang kita baca jauh lebih asyik. Apalagi bisa membagikannya kepada teman yang sefrekuensi/sama-sama pecinta buku pasti akan berkesan dan memberkati. Sampai bertemu dalam blogku selanjutnya ya. Soli Deo gloria!

IG Live Bersama Divisi SABDA ME+DIA

Terbaru dari Blog SABDA - Tue, 31/05/2022 - 14:29

Shalom Sahabat SABDA, saya akan bercerita beberapa hal menarik yang saya dapatkan ketika mengikuti IG Live yang diselenggarakan oleh @sabda_ylsa. Sahabat SABDA pernah mengikuti acara via IG Live @sabda_ylsa? Bagi yang belum, tulisan saya ini akan memberi gambaran tentang acara ini. Setiap hari Senin, setiap dua minggu sekali, SABDA mengadakan acara "Kenal YLSA" yang membahas seputar Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) via IG Live @sabda_ylsa. Nah, dalam IG Live kali ini, Senin, 23 Mei 2022, SABDA membahas salah satu divisi di YLSA, yaitu SABDA ME+DIA.

Sharing mengenai Divisi SABDA ME+DIA ini diwakili oleh Pioneer (panggilan akrabnya Pio), selaku koordinator Divisi SABDA ME+DIA. Meskipun saya menjadi anggota di dalamnya, tetapi saya selalu tertarik dengan obrolan seputar divisi ini, khususnya ketika membahas tentang keunikan dari nama divisi ini, yaitu SABDA ME+DIA. Seperti yang saya duga sebelumnya, Pio pasti akan menjelaskan latar belakang atau filosofi dari penamaaan Divisi SABDA ME+DIA ini. Sahabat SABDA penasaran juga 'kan dengan nama divisi ini?

Jika melihat dari gabungan katanya 'ME+DIA', kita bisa membacanya dengan kata 'media'. Ya, divisi ini memang berfokus dalam bidang media. Sejak lama, media sudah menjadi bagian penting dalam pelayanan SABDA. Inilah yang melatarbelakangi terbentuknya divisi ini. SABDA menyediakan banyak produk media dan terus mengalami perkembangan, baik dari jenis atau platform yang digunakan. Divisi SABDA ME+DIA mengerjakan dan mengatur semua itu supaya SABDA dapat semakin efektif melayani masyarakat Kristen Indonesia.

Nah, mengapa divisi ini dinamakan SABDA ME+DIA? Melalui IG Live ini, Pio menjelaskan bahwa bermula dari kerinduan SABDA supaya bahan multimedia SABDA bisa menjadi penghubung antara "ME" (dalam bahasa Inggris) yang artinya "aku", dan kepada "DIA" yang mengacu kepada "Allah". Bisa dituliskan seperti ini ME+DIA: Antara Aku, Media, dan Dia (Allah). Jadi, melalui bahan-bahan media ini, setiap orang dapat terhubung dan berinteraksi dengan Allah melalui firman-Nya.

Penamaan divisi yang kreatif 'kan? Dari nama SABDA ME+DIA ini, saya melihat kerinduan besar SABDA untuk dapat membawa setiap orang mengenal atau kembali kepada Allah melalui media-media Alkitab yang kami sajikan. Apalagi pada era digital ini, media berkembang pesat dan banyak orang menggunakan/berinteraksi dengan media digital dalam kehidupan sehari-hari. Ini menjadi kesempatan yang baik memaksimalkan pelayanan media untuk menjangkau orang dan memperkenalkan mereka kepada Tuhan, baik melalui produk-produk media maupun platform yang digunakan. Dengan hikmat dan pertolongan Roh Kudus, rekan-rekan Divisi SABDA ME+DIA pasti akan dimampukan dan dituntun untuk bisa melayani dalam bidang media dengan baik. Saya bersyukur menjadi bagian dalam Divisi SABDA ME+DIA dan terus berdoa kiranya banyak orang semakin mengenal Kristus melalui pelayanan media yang kami kerjakan. Amin!

Pendalaman Alkitab Yohanes 21: Memandang Memercayai?

Terbaru dari Blog SABDA - Tue, 31/05/2022 - 13:32

Mempelajari seri pelajaran Alkitab? Terutama pasal-pasal yang terkenal? Hmm … sepertinya akan banyak hal menarik yang saya dan teman-teman bisa gali bersama. Saya merasa sangat diberkati dengan Pendalaman Alkitab bersama - Seri Alki-TOP pada 23 Mei 2022, pkl. 19.30 - 20.00 WIB. Pasal yang diberikan kepada saya adalah Yohanes 21, dan inilah yang saya pelajari.

Mari kita perhatikan kisah dalam Yohanes 21 . Yohanes 21 adalah pasal penutup dari Injil Yohanes. Overview dari kitab Yohanes ini berkaitan sekali dengan bukti bahwa Yesus adalah Mesias, dan tentunya pasal 21 ini menunjukkan cerita bagaimana Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya.

Dari pertanyaan Tuhan Yesus kepada Petrus, saya bisa belajar bagaimana Tuhan memandang kita, terutama ayat 17:

Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya:  "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya:  "Gembalakanlah domba-domba-Ku. (Yohanes 21:17)

Namun sebelum itu, mari kita perhatikan mengenai pertanyaan Yesus kepada Petrus dalam tiga ayat berikut:
Yohanes 21:15
Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Yohanes 21:16
Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Apa kamu mengasihi aku? Pertanyaan yang sekilas kita anggap sama, ternyata dalam bahasa aslinya dituliskan dengan kata philia (kasih persaudaraan, kasih yang timbul akibat adanya hubungan timbal balik). Sekilas sepertinya biasa saja. Namun, kalau kita meneliti kata "mengasihi" di ayat-ayat sebelumnya, Tuhan Yesus menanyakan dengan kata agape (kasih yang satu arah, dan berkorban hanya sepihak).

Setelah pertanyaan ketiga ini ditanyakan oleh Tuhan Yesus, Petrus begitu sedih (bagi saya, izinkan saya memakai kata "terharu") karena mengalami penerimaan oleh Yesus. Bahkan, mungkin saja dia teringat, dia sangat tidak mungkin sama seperti Yesus yang mengorbankan diri-Nya tanpa ada pengharapan bahwa Ia akan menerima balasan. Ditambah dengan perkataan yang diulang tiga kali oleh Yesus: "gembalakanlah domba- domba-Ku". Hal menarik kedua mengenai pernyataan yang diulangi oleh Tuhan Yesus sampai tiga kali setelah Petrus ditanya tiga kali dengan pertanyaan yang sama.

Dalam bahasa Inggris diterjemahkan berbeda:

Yohanes 21:15
When they had finished breakfast, Jesus said to Simon Peter, “Simon, son of John, do you love me more than these?” He said to him, “Yes, Lord; you know that I love you.” He said to him, "Feed my lambs".

Yohanes 21:16
He said to him a second time, “Simon, son of John, do you love me?” He said to him, “Yes, Lord; you know that I love you.” He said to him, "Tend my sheep.”

Yohanes 21:17
He said to him the third time, “Simon, son of John, do you love me?” Peter was grieved because he said to him the third time, “Do you love me?” and he said to him, “Lord, you know everything; you know that I love you.” Jesus said to him, “Feed my sheep." (versi ESV)

Petrus diberi kepercayaan untuk menggembalakan anak domba dan domba yang sudah dewasa. Menurut beberapa tafsiran, hal itu menyimbolkan jemaat yang lama (sudah bertumbuh) dan jemaat baru (jemaat yang baru percaya Yesus). Juga menunjukkan bahwa Tuhan Yesus ingin dan percaya bahwa Petrus bisa dan sanggup untuk melaksanakan panggilan-Nya dengan menggembalakan domba-domba yang dipercayakan kepadanya.

Saya rindu mengajak teman-teman untuk mengakses siaran tunda PA Seri Alki-TOP (Yohanes 21) di: https://www.instagram.com/tv/Cd5vGQWt-V3

Seri GoPray! Generasi Digital bagi Kemuliaan Tuhan

Terbaru dari Blog SABDA - Mon, 30/05/2022 - 10:51

Berdoa menjadi hal yang menyenangkan bagi saya karena saat berdoa, saya belajar menundukkan diri, mendengarkan hati Tuhan, dan bisa berhubungan baik dengan Allah. Ini adalah anugerah Tuhan. Jika tanpa doa, pelayanan apa pun, usaha, dan pekerjaan saya tidak akan berjalan sesuai kehendak-Nya.

Doa menuntun kita untuk tidak egois, yang hanya berfokus pada diri sendiri. Saya bersyukur dalam 3 bulan terakhir ini, SABDA mengadakan seminar GoPray! yang mengajak kita berdoa bagi bangsa-bangsa dan Indonesia, gereja, dan suku digital. Pastinya doa kita tidak berfokus hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk pekerjaan Tuhan. Dari tiga seri GoPray! yang sudah dilakukan, saya belajar betapa luasnya pekerjaan Tuhan di bumi ini. Betapa banyaknya orang yang sudah Tuhan panggil untuk mengerjakan Amanat Agung.

Nah, dalam GoPray! Doa Suku Digital yang dilakukan pada 20 Mei 2022, kita diajak berdoa bagi suku digital. Mengapa? Karena suku digital, yang adalah penduduk asli dunia digital, harus mendengar Kabar Baik sehingga dapat menjadi terang dan garam dalam dunia digital. Mereka harus segera dilayani dan dijangkau bagi Kristus. Saya bersyukur untuk materi yang disampaikan oleh Roma mengenai Doa Suku Digital. Kita diajak berdoa untuk kebangkitan baru bagi generasi digital. Mereka tidak mungkin dapat dijangkau tanpa adanya pemberitaan Injil kepada mereka. Dalam GoPray! kali ini, ada 6 komunitas yang terlibat langsung dalam sesi berdoa. Mereka dari Perkantas, YesHeIs, Kingstone Indonesia, IOTA, Pijar TV, dan SABDA. Semua pelayanan ini memiliki kerinduan yang sama agar generasi digital diselamatkan dan menjadi berkat bagi bangsa Indonesia.

Kami menyadari bahwa berdoa bukanlah sekadar menyampaikan pokok-pokok doa sesuai keinginan kita, melainkan memanjatkan doa sesuai kehendak dan hati Tuhan. Bersyukur untuk mitra-mitra yang telah ikut berdoa bersama. Mereka memiliki antusias yang sama bukan hanya untuk melayani di bidang digital, tetapi untuk aktif mempersiapkan gereja Tuhan atau orang percaya menjadi pelaku firman yang terus bertumbuh sesuai firman-Nya.

Sudahkah Sahabat SABDA mengambil bagian dan berdoa bagi suku digital? Mari kita berdoa bersama agar mereka bangkit menjadi generasi yang memuliakan nama Tuhan, dalam segala bidang yang Tuhan percayakan. Platform digital hanya sarana, tetapi generasi muda yang menanti-nantikan Allah dan hidup sesuai kehendak-Nya itulah yang Tuhan inginkan. Yuk, terus berdoa bagi mereka dan kiranya nama Tuhan yang selalu dimuliakan. Amin!

Mengulik Situs Alkitab SABDA

Terbaru dari Blog SABDA - Fri, 27/05/2022 - 15:43

Berbicara mengenai teknologi c pasti tidak ada habisnya. Mengapa? Karena teknologi tidak terlepas dari perkembangan, usaha, dan inovasi yang terus-menerus dalam memenuhi kebutuhan setiap masa. Seluruh bidang kehidupan manusia pada era saat ini bergantung dengan perkembangan tersebut. Tidak heran teknologi menjadi keniscayaan. Perkembangan teknologi tidak dapat terlepas dari peran developer/pengembang yang berjerih lelah memberikan solusi melalui karya mereka. Sama halnya dengan YLSA yang mengusahakan perkembangan teknologi di bidang studi Alkitab melalui produk-produk yang dirilisnya. Salah satu yang menjadi produk unggulan YLSA adalah situs Alkitab SABDA .

Pada 19 Mei 2022, YLSA mengadakan IG Live SABDA Unboxing! Situs Alkitab SABDA via akun IG @sabdaresources . Acara ini dibawakan oleh Ibu Yulia Oeniyati dengan ditemani oleh Hadi Pramono sebagai narasumber. Pada sesi ini, Hadi menjelaskan situs Alkitab SABDA, mulai dari introduksi, sejarah pembuatan, hingga fitur-fitur yang disematkan di situs ini. Hal ini penting untuk diketahui pengguna karena memang situs ini memiliki banyak fitur yang dapat menolong pengguna untuk mempelajari Alkitab dengan lebih baik.

Hadi, selaku koordinator Divisi ITS, , mulai memperkenalkan diri. Divisi ITS bertanggung jawab untuk menyediakan infrastruktur teknologi sebagai sarana belajar Alkitab dan distribusi bahan-bahan kekristenan. Hadi juga menyampaikan sejarah singkat lahirnya situs Alkitab SABDA. Berawal dari kebutuhan akan Alkitab digital yang tidak hanya bisa dipakai oleh perorangan (offline), tetapi bisa diakses secara masal (online). Lalu, pada 1997, internet mulai masuk ke Indonesia, tentunya tim ITS YLSA tidak menyia-nyiakan peluang tersebut. Mulailah tercetus untuk membuat situs Alkitab versi pertama, yaitu SABDA web. Situs ini masih terus dikembangkan hingga akhirnya pada 2007 situs Alkitab online rilis. Perkembangan tidak berhenti sampai di situ saja, tetapi terus diupayakan. Pada 2009, situs Alkitab SABDA rilis dan sampai sekarang situs ini masih terus dipelihara dan di-update secara berkala untuk memperlengkapi penggunanya.

berbahasa Indonesia yang cukup lengkap, bahan-bahan saling terintegrasi dengan bahan lain, optimalisasi yang baik sehingga sangat cepat untuk diakses, widget gratis yang bisa dipakai oleh siapa saja, pembanding versi Alkitab, kamus, tafsiran, ilustrasi khotbah, referensi silang, leksikon, bahan multimedia, dan interlinear yang memungkinkan untuk membandingkan terjemahan dengan bahasa aslinya. Fitur-fitur tersebut disediakan supaya dapat menunjang studi Alkitab dengan lebih maksimal.

Lalu, siapa saja pengguna situs ini? Situs ini telah dipakai oleh banyak pengguna dari berbagai kalangan, seperti pendeta, mahasiswa teologi, hingga masyarakat kristen secara umum. Jika dijumlah, sudah jutaan pengguna yang memperoleh berkat dan manfaat menggunakan situs Alkitab SABDA . YLSA berharap situs ini semakin menjangkau pengguna baru di luar sana, masyarakat semakin aware terhadap biblical computing dan setiap perguruan tinggi teologi dapat menerapkan kurikulum studi Alkitab digital menggunakan produk YLSA yang salah satunya adalah situs Alkitab SABDA.

Situs Alkitab ini dapat diakses di alkitab.sabda.org. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai situs Alkitab SABDA termasuk fitur-fitur yang disediakan dan cara penggunaanya. yuk mengikuti siaran tunda Pelatihan Situs Alkitab SABDA pada 3 Juni 2022 yang diadakan oleh YLSA, pastikan jangan sampai ketinggalan ya. Tuhan Yesus memberkati.

Network Misi

Wiki Misi - Wed, 28/04/2010 - 00:25
Daftar isi if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "tampilkan"; var tocHideText = "sembunyikan"; showTocToggle(); } Situs
  1. (id)e-Misi
  2. (id)ICW
  3. (id)CARM
  4. (id)Kalender Jaringan Doa Nasional (KJDN)
  5. (id)Sejarah Alkitab Indonesia (SAI)
  6. (id)Christian Answers
  7. (id)Isa dan Islam
  8. (id)Pelajaran tentang Misi
  9. (id)The Good Way
  10. (en)Soon Ministries
  11. (en)Open Doors
  12. (en)Brigada
  13. (en)Voice of the Martyrs
  14. (en)Wyclife Bible Translator
  15. (en)International Day of Prayer (IDOP)
  16. (en)SIL International
  17. (en)Every Home for Christ (EHC)
  18. (en)Far East Broadcasting Company (FEBC)
  19. (en)Gospel Discording (GNR)
  20. (en)Mission Aviation Fellowship (MAF)
  21. (en)New Tribes Mission (NTM)
  22. (en)Youth with a Mission (YWAM)
  • Access Research Network: www.arn.org
  • Apologetics Index: www.apologeticsindex.org
  • Bible Query: www.biblequery.org
  • Christian Answers Network: www.christiananswers.net
  • Christian Research Institute: www.equip.org
  • Leadership University: www.leaderu.com
  • William Lane Craig: www.leaderu.com/offices/billcraig
  • Evangelism Toolbox: www.evangelismtoolbox.com
  • Norman Geisler: www.normgeisler.com
  • Meekness and Truth (David Geisler): www.meeknessandtruth.org
  • Probe Ministries: www.probe.org
  • Reasons to Believe: www.reason.org
  • Stand to Reason: www.str.org
  • Watchman Fellowship, Inc.: www.watchman.org
  • The Ravi Zacharias International Ministries: www.rzim.org
  • For Moslems: www.answeringislam.org www.gnfcw.com
  • For Hindus: www.karma2grace.org
Biografi Misionaris Milis Blog Forum Artikel
  1. (id)Bagaimana Mendoakan Misionaris
  2. (id)Berdoa untuk Mereka yang Belum Terjangkau
  3. (id)Diciptakan untuk Sebuah Misi
  4. (id)Gerakan Doa Dunia
  5. (id)Gereja dan Misi
  6. (id)Hal-hal Besar Terjadi Ketika Anak-anak Berdoa
  7. (id)Ladang Misi yang Tersembunyi di Gereja Kita
  8. (id)Mempersiapkan Diri Menjadi Penginjil Pribadi
  9. (id)Mengabarkan Injil Tanggung Jawab Siapa
  10. (id)Pentingnya Misi di Hati Allah
  11. (id)Pelayan Doa Seorang Pengabar Injil
  12. (id)Sifat Amanat Agung
Publikasi Elektronik
  1. (id)E-JEMMI
  2. (id)Open Doors
  3. (id)40 Hari Doa
RSS IN-CHRIST.NET - Network Misi
BELAJAR DARI KOTA MAKEDONIA

Apa yang terjadi akhir-akhir ini, kita percaya bahwa tangan Tuhan luar biasa tetap menyertai kita. Dalam masa-masa krisis seperti ini, saya justru melihat penyertaan Tuhan yang luar biasa yang senantiasa memimpin umat-Nya untuk tetap kuat dan bertindak.  ... selengkapnya »

BAGAIMANA GEREJA ANDA MENJADI GEREJA YANG MISIONER

Semua kekristenan, apalagi para hamba Tuhan mengharapkan bahwa gereja mereka adalah gereja yang misioner, yaitu gereja sebuah gereja yang berkembang, bertumbuh dan memiliki wawasan yang luas. Untuk mencapai target ini kita sebagai orang Kristen harus mengerti misi.  ... selengkapnya »

LANGKAH IMANKU BAGI PEKERJAAN MISI DUNIA

Apa Itu Janji Iman Misi?  ... selengkapnya »

Menabur Bagi Kota Dunia

"Saya melihat Tuhan tetap memelihara kehidupan kita 'hidup irit' tetapi justru pada saat kita menabur, disitulah kita menuai."  ... selengkapnya »

ROH KUDUS DAN MISI

Jika kita memikirkan misi, sering kita mengaitkan misi dengan kasih Allah yang begitu besar, sehingga dia mengutus Putra-Nya untuk menyelamatkan dunia ini. Hal ini memang benar, tetapi kita sering kurang memperhatikan karya Roh Kudus dalam misi sedunia.

Roh Kudus adalah penggerak Misi  ... selengkapnya »

Syndicate content