Doa Yang Berkuasa

Doa yang Berkuasa
oleh Deny S Pamudji

Seringkali kita berdoa tetapi tidak mendapat jawaban. Mengapa hal itu dapat terjadi? Berikut beberapa alasan mengapa doa Anda tidak mendapat jawaban

Mengapa doa Anda tidak mendapat jawaban?
1. Karena Anda berdoa pada Tuhan yang mati
Karena Ahab, raja Israel, menyembah Baal (Dewa Kesuburan) maka Tuhan murka padanya. Tiga tahun la-manya Tuhan tidak menurunkan hujan. Akhirnya Tuhan mengutus nabi-Nya, Nabi Elia, untuk datang pada Ahab dan menantang para imam Baal. Jumlah iman Baal ada 450 orang dan mereka diberi kesempatan untuk terlebih dulu berdoa kepada Dewa mereka, Baal. Dari pagi hingga siang hari mereka berdoa, namun Baal tidak menjawab doa mereka. Berbeda dengan Elia, Ia berdoa kepada Tuhan yang Berkuasa dan mendapat jawaban segera. Hujan pun diturunkan Tuhan atas permintaannya (1 Raj 16:29-18:46)

2. Karena Anda menyimpan dosa dan kejahatan
Sesungguhnya tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan; dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala ke-jahatanmu dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu sehingga Dia tidak mendengar ialah segala dosamu (Yes 59:1,2)

3. Karena Anda tidak setia dalam Firman-Nya
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal didalam kamu, mintalah apa saja yang kamu ke-hendaki dan kamu akan menerimanya (Yoh 15:7)

4. Karena Anda terlalu memegahkan diri dalam berdoa
Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doa dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya supaya dilihat orang. Aku berkata kepadamu sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya (Mat 6:5)

5. Karena Anda mementingkan nafsu pribadi saja
Kamu tidak mendapatkan apa-apa karena kamu tidak berdoa atau kamu berdoa juga tetapi kamu tidak menerima apa-apa karena kamu salah berdoa sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk me-muaskan nafsumu (Yak 4:2,3)

6. Karena Anda tidak meminta dengan jelas
Dalam doamu itu janganlah bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka me-ngira bahwa karena banyaknya kata-kata, doanya akan dikabulkan (Mat 6:7)

7. Karena Anda tidak beriman dan bimbang
Hendaklah ia meminta dalam iman dan sama sekali jangan bimbang sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan (Yak 1:6,7)

8. Karena Anda tidak berdoa secara rutin
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima, dan setiap orang mencari, mendapat, dan setiap orang mengetok, baginya pintu akan dibukakan (Luk 11:9-10)

9. Karena Anda tidak menggunakan kuasa nama Yesus
Apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya (Yoh 14:13,14)

Langkah yang harus dilakukan supaya doa Anda dijawab
1. Berdoalah pada Tuhan yang Hidup
2. Akuilah dosa Anda
3. Lakukanlah Firman-Nya
4. Rendahkan hati Anda
5. Serahkanlah diri Anda pada kehendak-Nya
6. Nyatakanlah dengan jelas kehendakmu
7. Berimanlah dalam berdoa
8. Teguhlah dan bersabarlah sebab Tuhan tidak lalai dalam menepati janji-Nya
9. Gunakanlah otoritas nama Yesus

Bilamana kita harus berhenti berdoa?
1. Ketika doa telah dikabulkan
2. Ketika Roh Kudus memberi kepastian
3. Ketika Allah mengatakan Tidak (2 Kor 12:7-10)

Topic Blog: Kesaksian

Keywords Blog: DOA, iman, kuasa

Comments

candle's picture

prayer without ceasing

Teruslah berdoa sekalipun doa kita sudah dijawab, teruslah berdoa sekalipun Roh Kudus memberi kepastian, tetaplah berdoa sekalipun Dia menjawab tidak. Karena berdoa bukan hanya meminta namun menjalin keintiman komunikasi dua arah dengan Tuhan.

Father bless

Jawaban Atas Tanggapan Candle

Shalom Candle,

Terima kasih atas tanggapan Sdr. Maaf, tampaknya terjadi suatu kesalahpahaman. Yang saya maksudkan berhenti berdoa dalam artikel Doa Yang Berkuasa ialah berhenti berdoa untuk suatu permintaan tertentu. Bukan berhenti berdoa/berkomunikasi dengan Bapa. Karena tidak benar jika Bapa sudah mengatakan TIDAK, tetapi kita terus menerus memaksa Bapa untuk mengabulkan doa kita. Begitu, Candle.

Thanks ya atas tanggapannya. Tuhan Yesus memberkati.

Deny S Pamudji

http://jakartaberdoa.blogspot.com

candle's picture

iya...

Shallom juga Pak,
Saya tidak bermaksud membantah tulisan Bapak. Memang benar bahwa kita tidak bisa memaksa Bapa untuk mengabulkan permintaan kita. Nah, maksud tulisan saya terfokus pada doa sebagai komunikasi dua arah itu, Pak...Jadi kalau Tuhan sudah bilang tidak, kita harus dengan legowo menerimanya. Tapi kita musti tetap berdoa..
Mungkin memang OOT y? maap de..h :)
Terima kasih juga atas klarifikasinya..
Father bless

Tetap Berdoa

Shalom Candle, Terima kasih atas sharing pendapat Candle. Ya, jika Bapa tidak mengabulkan permintaan kita, kita harus menerimanya dengan sukacita. Karena Bapa mengetahui apa yang terbaik untuk kita. Berdoa sebagai komunikasi 2 arah kita dan Bapa, tentu tidak boleh putus. Masak gara2 tidak dijawab doanya, terus ngambek seperti anak kecil dan MOGOK doa. Semoga sekarang jelas ya, Candle. Tuhan Yesus memberkatimu selalu di dalam pendalaman imanmu. Haleluya! Deny S Pamudji http://jakartaberdoa.blogspot.com

candle's picture

Amin

Hihihi...terima kasih Pak Deny S Pamudji.
Tentu saja seharusnya kita tidak boleh 'mogok' berdoa (komunikasi 2 arah). Saya sangat setuju dengan tips agar doa kita dikabulkan.
Marilah kita tetap bertekun dalam doa
GBU too, Pak