Yes, to HUMAN CLONING ?

BathiQoY's picture

Kucing Neon

Perkembangan science dan teknologi, areal -areal yang secara "tradisional" dipandang sebagai kawasan kewenangan TUHAN mulai digeser, dipersempit, oleh kewenangan manusia yang semakin luas. Manusia modern terlah berhasil dalam teknologi cloning, penciptaan makhluk hidup dehgan hanya mengambil dan mengembangkan satu sel dari binatang tertentu untuk mendapatkan binatang baru dengan ciri-ciri persis seperti sumber selnya.

Bahkan di Amerika kini ada institusi yang secara terang-terangan mengembangkan riset untuk kloning manusia. Inilah institusi milik kaum Raelian, sebuah sekte yang mendukung upaya kloning manusia: kloning adalah jalan menuju keabadian, suatu hidup tanpa kematian.

Menurut kelompok ini, mengkloning manusia merupakan inti ajaran Raelian yang mempercayai bahwa manusia adalah ”ciptaan sains” dan pandangan ini merupakan alternatif dari teori evolusi Darwin, serta mutlak menentang berbagai ajaran agama samawi. ”Kloning,” ucap Rael, pemimpin sekte ini, ”adalah kunci keabadian.”Buat banyak orang, manusia ”ciptaan” kelompok ini mungkin terdengar seperti kisah dalam serial televisi X-Files. Namun, Rael mengklaim bahwa kehidupan di dunia ini diciptakan oleh makhluk dari luar angkasa (extraterrestrials/ET) melalui rekayasa genetika.

Menurut Rael, ras yang diciptakan oleh ET itu bahkan juga ada disebut dalam Injil yakni seseorang bernama Elohim, yang menurut dia ungkapan keseleo lidah dari kata ”Tuhan”. Bahkan menurut kelompok Raelian ini, Yesus bangkit karena menggunakan teknik kloning canggih yang dilakukan oleh Elohim.

Seperti kita ketahui juga kemunculan Dolly di Skotlandia tahun 1996 cukup menggemparkan dunia. Ia menjadi mamalia pertama yang dikloning dari domba dewasa. Mengubah fiksi ilmiah menjadi realitas. Dolly memperkenalkan reproduksi cara baru. Dan ia adalah binatang pertama hasil rekayasa genetik, sebuah teknologi yang oleh sebagian orang dikatakan dapat menyelamatkan ribuan nyawa dan meraup keuntungan milyaran dolar.

Tetapi para pengkritik mengatakan kloning adalah pembajakan dengan sejumlah ketidaktahuan dan memiliki banyak resiko. Penelitian terbaru yang dimuat di jurnal Science melaporkan para ilmuwan yang melakukan uji coba kloning menemukan ada gangguan yang muncul dalam binatang kloning. Meski secara sekilas, binatang tersebut tampak sehat dan normal.

Namun kenyataan ini tidak menghentikan penelitian para ilmuwan yang terobsesi dengan kloning. Mereka kembali mengkloning sapi dan kerbau yang memprroduksi susu paling banyak atau daging paling besar. Kloning juga telah digunakan untuk membuat binatang transgenik, dimana mengalami perubahan materi genetik untuk mempertinggi karakter atau ciri tertentu, agar bisa dijadikan pabrik obat, menghasilkan protein manusia dalam susu mereka untuk melawan penyakit seperti hemophilia dan hepatitis.

Para pendukung kloning mengatakan di masa depan teknologi ini akan membawa keuntungan bagi setiap orang, mulai dari petani hingga sejumlah pasien yang mengidap penyakit genetik.

Tapi para penentang mengatakan kloning adalah sebagai upaya meniru kekuasaan Tuhan. Karena para ilmuwan memiliki kesempatan menghasilkan binatang yang abnormal dan ini akan mengarah pada resiko lenyapnya keanekaragaman genetik. Teriakan aktivis antiaborsi dan kaum agamawan tidak cukup kuat untuk menghentikan uji coba kloning manusia. Para ilmuwan tetap saja tertarik untuk mencoba menggandakan manusia melalui jalur kloning. Teriakan yang menentang, hanya mampu menjadikan kloning manusia sebagai kontroversi.

Namun jika dilihat kembali, nampaknya Cloning juga dapat menguntungkan bagi manusia yang ingin punya keturunan, tapi karena satu dan lain hal tidak bisa mendapat anak dengan cara yang biasa. Memungut anak adalah satu solusi, tapi anak itu secara biologis adalah anak orang lain. Dengan kloning, bisa dipastikan sang anak secara biologis berasal dari ayah atau ibunya, yaitu orang yang menyumbangkan sel DNA-nya.

Kucing-Anjing

Alam tersusun dari dari bagian - bagian yang saling terhubung. Karena itu aksi-aksi menuju exklusivitas adalah suatu gambaran yang menyalahi kodrat alamiah dai TUHAN. Sikap egoistik, serakah dan sikap yang tidak selaras dengan hukum dasar Ilahi yang mendasari alam ini.

Bahaya kloning adalah kita mudah kehilangan pandangan akan martabat manusia, dan kesakralan tindakan kasih suami-isteri dalam perkawinan. Kita terjerumus ke dalam suatu pandangan egois menciptakan kerajaan kita sendiri, dan bukannya berjuang demi hidup dalam kerajaan Allah.
Manusia itu adalah ciptaan sempurna dengan kloning manusia, berarti manusia yang sempurna dimata Allah menjudge ciptaan Tuhan yang paling sempurna, sedang penciptanya saja bilang sempurna koq jadi kita yang repot - repot ikut campur.

Dilema iman lainnya menyangkut jiwa. Bahkan jika kita dapat mengkloning seorang manusia, kita tidak dapat “mengkloning” jiwa. Dua orang mungkin dapat identik secara genetik, namun demikian jiwa mereka menjadikan mereka unik, bahkan berbeda sama sekali dalam kepribadian.

Manusia adalah hak TUHAN, dari permulaan dan sampai selamanya. Melakukan kloning terhadap hewan atas pertimbangan qualitas dan kesehatan daging untuk dikonsumsi memang masih masuk akal. Tapi "kegilaan bermain-main" dengan DNA manusia apapun alasannya bukan merupakan hal yang linear dengan kodrat Ilahi. karena untuk setiap manusia; GOD has plan, bagaimanapun adanya.

*Kejadian
1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Manusia "menaklukan" bumi, dan Tuhan menaklukan manusia

Yes, to Human Cloning ? mmm.. I' don't thing so !!

Kategori: Konseling Kristen

Topic Blog: Kesaksian

Keywords Blog: Alkitab, cloning, kloning, Manusia, Tuhan

Comments

MoZee_Rui's picture

Science VS Ethics and Human Prosperity

Kelihatannya kloning makin Hot,alasannya jelas demi kesehatan. Makin banyak wabah penyakit di dunia ini. Kami butuh solusi. Mungkin begitu dalihnya. Tapi bisa saja menjalar menjadi sebuah dunia yang edan, manusia akan berubah menjadi Ojek eh.. OBJEK. Yang mungkin diperjualbelikan 

Wah pokoke sulit dibayangkan kalau kloning manusia merajalela 

Kaum penentang cenderung lebih berat ke moral ethics.

Dari Bible, saya setuju kalau manusia mutlak sebagai hak Tuhan.

Qoheleth~MoZee~^_^