Ketika menemukan firman Tuhan yang sulit untuk dipahami, orang bijaksana belajar habis-habisan untuk memahaminya sementara orang bebal langsung menarik kesimpulan bahwa hal itu mustahil dipahami, selain menyalahkan Allah karena menciptakan otak yang bodoh dia juga menuduh orang bijaksana bebal karena berusaha memahami hal yang mustahil di pahami.

Jangan mengandalkan Akal! Jangan memahami firman Tuhan dengan Akal budi!

Karena dikotbahkan membabibuta, saat ini banyak sekali orang Kristen yang menyangka kalimat tersebut di atas adalah perintah Allah. Kalimat tersebut di atas memang nampak logis dan rohani, namun bertentangan dengan ajaran Alkitab.

Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan. Mazmur 119:99

Jadi dengan akal budiku aku melayani hukum Allah, tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani hukum dosa. Roma 7:26

sebab setelah Ia berfirman: "Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu," Ia berfirman pula: "Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka, Ibrani 10:16

Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah. Roma 3:11

Mustahil memahami ajaran Alkitab dengan perasaan apalagi memahaminya dengan iman. Memahaminya dengan roh? Itu isapan jempol!

Saat ini memang banyak pengkotbah yang mengajarkan jemaat untuk berprilaku bodoh dengan menyangkali akal budinya. Saya tidak tahu, kenapa begitu banyak jemaat yang sangat mudah dibodohi lalu berlomba-lomba untuk menjadi orang bodoh dan menyombongkan kebodohannya sebagai kebijaksanaan dan bukti pimpinan Roh Kudus.