Ini adalah awal dari ajaran Calvin. Ini adalah doktrin yang "sangat menjunjung Allah dan merendahkan menusia". Alasannya adalah:
- Bila manusia dijunjung, maka Allah direndahkan. (Teori Kalvinis ini sebenarnya sangat merendahkan Allah dan juga manusia.)
- Manusia itu sudah bobrok Roma 3:10-18
- Manusia bukan hanya bobrok tetapi “mati” seperti orang mati. Efesus 2:1
Dari ayat-ayat ini Kalvinis melangkah dari Total Depravity ke Total Inability.
Total Innability adalah :
- Ketidakmampuan manusia untuk merespon kepada Allah, Yoh 6:43-44, Yoh 8:42-4
- Ketidakmampuan manusia untuk berbuat baik sama sekali
- Ketidakmampuan manusia untuk percaya kepada Allah seperti Lazarus yang mati.
Kalvinisme merasa menjunjung Monergisme yang berasal dari dua kata Yunani μονος = satu, εργον = pekerjaan,
artinya Allah bekerja sendiri, tanpa bantuan pihak lain. Calvin
memiliki kepercayaan bahwa Allah mampu menyelamatkan tanpa bantuan
ciptaanNya. Ya benar! Saya tidak meragukan hal itu. Tetapi ada
tanggungjawab manusia untuk merespon kepada Kasih karunia yang telah Ia
sediakan bagi manusia secara umum. Penebusan adalah tanggungjawab Allah
atau jalan keselamatan Allah yang melakukan, tetapi manusia harus
melangkah dengan iman.
Argumen Kalvinis dalam Yoh 8:34-35 “
Setiap manusia sudah berbuat dosa dan ia adalah hamba dosa dan tetap
tinggal dalam dosa, itulah sebabnya dia tidak bisa berbuat baik.
Akibatnya ada beberapa analogi yang mereka pakai dalam hal ini:
- Manusia memiliki sifat dosa, Yeremia 13:23 “dapatkah orang Ethopia mengganti kulitnya atau macan tutul mengubah belangnya?”
- Roma 8: 5-8 Orang yang hidup di dalam daging tidak berkenan kepada Allah
- I Kor 2:14 Manusia tidak mampu mengerti hal-hal yang dari Allah.
- Yoh 6:43-47 Manusia tidak bisa datang dan mendengar Allah.
- Yoh 8:42 Orang yang tidak dipilih tidak bisa percaya kepada Kristus.
- Yoh 8:47 hanya orang yang dipilih saja yang bisa percaya.
Kalvinis percaya kehendak bebas manusia, tetapi berbeda dengan kehendak bebas dalam pengertian umum.
Kehendak bebas dalam pengertian Kalvinis adalah “manusia bebas hanya
percaya saja, secara khusus bagi mereka yang sudah dipilih dari semula.
Konsekuensinya mereka yang tidak percaya, hanya bebas menolak Yesus
atau mereka bebas untuk tidak percaya, tetapi untuk percaya mereka
tidak bebas atau tidak bisa sama sekali.
Sebelum manusia jatuh
ke dalam dosa manusia hanya bebas melakukan yang baik dan setelah
manusia jatuh dalam dosa manusia hanya bisa melakukan yang jahat atau
dosa saja.
Ada beberapa analogi yang mereka pakai untuk membela konsep ini.
- Allah Kudus dan bebas melakukan yang baik saja karena itu sudah sifatNya.
- Manusia yang berdosa bebas melakukan dosa, karena itu sudah sifatnya.
- Manusia bebas menolak Allah, tetapi tidak bebas percaya
- Adam
manusia pertama bebas melakukan yang baik dan buruk sebelum ia jatuh ke
dalam dosa. Tetapi ia memilih yang buruk dan setelah ia jatuh, ia tidak
bebas untuk memilih yang baik. - Adam kedua yaitu Yesus Kristus hanya bisa memilih yang baik
Counter untuk ayat-ayat ini:
1. Apa itu bobrok total (Total Depravity) menurut Alkitab?
2. Apakah orang-orang yang sudah bobrok total selalu melakukan hal-hal yang bobrok saja?
Tidak..!
Buktinya ada banyak manusia yang bisa melakukan kebaikan atau hal-hal
yang baik. Contoh mereka yang tidak mengenal Tuhan saja mereka masih
bisa, bahkan sering melakukan kebaikan supaya mereka bisa masuk
Sorga(menurut kepercayaan mereka), sekalipun itu tidak mungkin. Dapat
juga kita lihat manusia tidak saling membunuh atau tidak melulu
melakukan kejahatan yang secara moral salah. Ini menunjukkan bahwa
manusia yang belum percaya tidak terus-menerus dan harus melakukan yang
buruk atau yang jahat.
Contoh dalam Alkitab Matius 7:11 “Jadi
jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada
anak-anaknya, apalagi Bapamu yang di Sorga.” Ayat ini memberi
penjelasan yang baik, bahwa orang yang jahat saja menurut kaca mata
Tuhan masih bisa melakukan perbuatan baik. Ia tidak melulu melakukan
yang jahat sekalipun ia adalah orang berdosa/bukan orang pilihan.
Bobrok
total tidak harus sebobrok-bobroknya atau selalu melakukan yang jahat.
Roma 2:15 ”Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum taurat
ada tertulis dalam hati mereka, dan pikiran mereka saling menuduh atau
saling membela. Dalam ayat ini memberitahukan bahwa orang yang tidak
percaya juga memiliki hukum Taurat dalam hati nurani mereka dan mereka
ini bukan orang pilihan, tetapi ada moralitas dalam hidup mereka. Ini
merupakan kasih karunia kepada manusia tanpa terkecuali baik yang
percaya maupun yang tidak percaya.
Hal ini memberitahu kepada
kita, bahwa total depravity dalam konsep Alkitab berbeda dengan konsep
Kalvinisme. Yang jahat dalam Alkitab adalah yang sesuatu yang tidak
sesuai dengan standar Allah. Manusia bisa saja melakukan sesuatu yang
baik dan benar tetapi tidak sesuai dengan standart Allah. Ini adalah
kebenaran yang relatif, tergantung siapa yang menilai.
Pekerjaan yang baik menurut standart Allah ada dalam Yoh 6:28-29, yakni Percaya kepada Yesus Kristus yang diutus Allah.
Dalam Alkitab tidak ada satu ayatpun yang mengatakan manusia tidak bisa percaya kepada Allah.