Selama ini ada kesalahan yang mendasar terhadap konsep misi dalam pikiran hampir semua orang Kristen. Dan sedihnya lagi, hal itu diajarkan, dipegang, diyakini dan diamalkan oleh gereja-gereja Kristen.
Ketika kita berbicara tentang misi, yang muncul dalam pikiran kita hanyalah memberitakan Injil ketempat-ketempat yang belum terjangkau, yang terbelakang, yang UPGs (unreached people groups). Misi selalu identik dengan gentiles, uncivilized, heathen, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan pergi ketempat yang jauh dan memberitakan Injil. Pengertian ini memang ada benarnya, karena Yesus memerintahkan kita untuk pergi ke seluruh dunia dan memberitakan Injil.
Namun, pemahaman yang demikian hanya setengah benar. Dan setengah benar berarti salah (karena gelas yang setengah berisi tidak pernah dibilang penuh). Dan, pemikiran yang demikian berbahaya bagi gereja. Kenapa? karena kita tidak merasa perlu menjaga hidup kita diSINI..kita hanya menjaga hidup kita kalau kita DISANA..ditempat yang jauh dari tempat tinggal kita..(Kalo anda pernah ikut tim Mission Trip, anda akan tahu maksud saya).Tahukah kita bahwa misi adalah bukan hanya pergi ketempat yang jauh, namun misi adalah memenuhi komunitas kita dengan Injil, memenuhi dunia kita dengan Kabar Baik?
Apa ayat favorit anda tentang misi? Pasti anda akan cepat menyatakan Matius 28 atau Kis.1:8 atau Mark. 16:15 atau ayat2 Amanat Agung lainnya..Itu tepat sekali..namun bagaimana dengan Yohanes 20:21? Pernah merenungkan signifikansinya terhadap kehidupan kita sebagai orang Kristen?
Yesus berkata: "Sama seperti Bapa mengutus AKu, demikian juga sekarang AKu mengutus kamu."
Dasar misi kita adalah Allah yang adalah missionary pertama. Alkitab mengatakan Bapa mengutus Yesus, dan Yesus mengutus kita. Kemana kita diutus? Jawabannya bukan ke negri yang jauh, kesebrang lautan, ketempat terpencil. Lalu kemana? Yesus diutus oleh Bapa ke DUNIA. Oleh karena itu, kita juga diutus ke DUNIA.
Berapa banyak orang Kristen yang menyadari hal ini. Kita diutus ke DUNIA oleh Yesus. Untuk apa? Untuk memberitakan Injil sehingga dunia ini tau siapa Allah yang sejati. Tapi apa yang dilakukan oleh orang kristen kebanyakan? Sayangnya, kebanyakan (tidak semua) kita terjebak dalam 2 situasi:
1. Kalo dia orang Kristen yang "rohani," dia LARI dari dunia.
2. Kalo dia orang Kristen yang "duniawi," dia MENJADI SAMA dengan dunia.
Tapi apa kata Yesus? Yesus berkata bahwa kita diutus kedunia sama seperti Bapa mengutus Yesus ke dunia. Jadi adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk DATANG ke dunia dan melayani seperti Yesus.
Melayani seperti Yesus berarti DATANG ke dunia, memberitakan KERAJAAN ALLAH kepada dunia ini. Berteman dengan orang2 miskin, terlantar, miskin, berdosa, ditolak, dikucilkan. Kita harus berteman dengan pembunuh, pelacur, penzinah, pencuri..karena itulah yang Yesus lakukan selama Ia melayani di dunia ini.
Sayangnya banyak orang Kristen "rohani" justru lari dari dunia. Mereka mengagung-agungkan Tuhan di gereja, tapi tidak di DUNIA. Mereka menyembah Tuhan di gereja, tapi tidak di DUNIA. Mereka sangat rohani di gereja, tapi tidak di DUNIA. Kita TIDAK PERNAH DATANG ke dunia dengan alasan bahwa dunia terlalu jahat, dunia terlalu kotor, dunia gak boleh dicintai. Tapi, bukankah Allah mengasihi dunia ini? (YOH. 3:16).
Itu baru satu masalah. Masalah yang lain adalah kegagalan orang Kristen melihat bahwa hidupnya sebagai pengikut Yesus adalah misionaris bagi dunia ini. Banyak orang salah konsep tentang kata missionaris. Mereka pikir, missionaries adalah orang yang dikirim ke tempat yang jauh untuk memberitakan Injil. Tapi pendapat demikian adalah TIDAK ALKITABIAH. ANDA DAN SAYA ADALAH MISSIONARIS KARENA KITA DIUTUS OLEH YESUS KEDUNIA INI.
Kenapa gereja di Eropa saat ini sekarat? Bukankah mereka adalah negara2 yang daripadanya kekristenan tersebar? Memang ada banyak faktor yang menyebabkannya. Tapi salah satu faktor yang bisa kita lihat adalah karena mereka pikir, dengan mengirim missionaris ke negara lain, mereka sudah melaksanakan sepenuhnya apa yang Yesus perintahkan. Mereka lupa, misi adalah kehidupan semua orang percaya, bukan hanya tindakan sekelompok orang yang diutus ke tempat lain. Ketika orang Kristen tidak berpikir bahwa hidup mereka adalah misi itu sendiri, mereka akan lupa menjaga hidupnya dihadapan orang yang tidak percaya. Akibatnya? Kekristenan dipandang sama saja dengan agama yang kering, basi, tidak menarik. Itulah sebabnya, saat ini orang2 di dunia Barat justru muak dengan orang2 Kristen.
Saudara..sadarkah kita akan hal ini. Yesus mengutus kita kedunia..Itulah missional church. Itulah hakekat kita sebagai gereja. Kita harus memenuhi dunia ini dengan Kabar Baik. Itu berarti, kita tidak harus pergi kemana-mana, cukup datang ketetangga kita, teman kita, sahabat kita, lingkungan kita, komunitas kita dan membagikan Injil kepada mereka. Pergi ke tempat jauh? Anda perlu panggilan khusus.
Bersambung