Pentingnya Berbagi Pengalaman


Lalu tiga tahun kemudian, aku pergi ke Yerusalem untuk mengunjungi Kefas, dan aku menumpang lima belas hari dirumahnya. (Galatia 1:18)

Setelah tiga tahun menginjili di tanah Arab, Paulus kemudian mengunjungi Kefas (Petrus), Kunjungan yang singkat selama lima belas hari, tinggal bersama dengan kefas, tentu bukan waktu yang cukup untuk seorang yang ingin belajar, namun kedatangan Paulus ke Yerusalem memang bukan untuk belajar tentang Injil, karena Paulus telah belajar Injil dari Tuhan, Tapi Paulus tentunya ingin mendengar tentang perbuatan-perbuatan/ informasi tentang Yesus kepada Petrus yang adalah saksi mata.

Sikap Paulus yang bersedia mendengarkan pengalaman Rasul-Rasul lain, merupakan sikap yang perlu di contoh, Paulus tidak membanggakan kehebatannya, meski setelah bertobat langsung menjadi penginjil besar di tanah Arab, tetapi, Paulus tetap menjaga hubungan dengan Rasul-Rasul lainnya untuk dapat mendengar tentang pengalaman-pengalaman Rasul lain bersama dengan Tuhan.

Sikap Paulus ini sangat penting untuk kita teladani, agar kita memiliki hubungan yang baik dengan sesama pelayan Tuhan, dan untuk dapat berbagi pengalaman untuk saling memperkaya wawasan kita dalam melayani Tuhan.

Doa. Tuhan, berikanlah aku kerendahan hati untuk selalu ingin mendengarkan perbuatan Tuhan dalam kehidupan saudara-saudara seiman. Amin.