Berhati-hati terhadap racun maut
Matius 10: 26
Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.

Markus 16: 18
mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Firman ini sebagai tanda-tanda dan bukti untuk mereka yang percaya kepada Yesus.
Tetapi yang saat ini akan dibahas adalah racun maut.

Apakah yang dimaksud racun maut ini? Ini adalah pengertian secara rohani, racun maut yang dimaksud adalah ajaran-ajaran yang salah dan menyesatkan di dalam kekristenan.

Salah satu contohnya
Ada yang mengatakan percaya Tuhan sekali selamat tetap selamat, apakah itu benar? Jadi kalau hidup kita masih berbuat dosa, apakah masih tetap selamat?

Firman menuliskan,
Filipi 2: 12a
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar…

Kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar.
Apa artinya takut di dalam hal ini? Takut jika keselamatan itu kita lalai menjaganya dan malah terlepas sehingga kita tidak dapat selamat.

Keselamatan itu gratis tetapi harus dipertanggung jawabkan, dikerjakan.

1 Petrus 4: 18
Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa?

Jika orang yang benar saja hampir tidak dapat diselamatkan, bagaimana dengan orang-orang kristen yang masih bermain dengan kehidupannya?

Yesaya 57: 14
Ada yang berkata: “Bukalah, bukalah, persiapkanlah jalan, angkatlah batu sandungan dari jalan umat-Ku!”

Di dalam kehidupan kekristenan ada banyak racun maut yaitu pengajaran yang tidak baik. Maka ujilah segala sesuatu, milikilah keintiman dengan Roh Kudus, dapatkanlah persekutuan dan tempat ibadah yang dari Allah.

Di dalam persekutuan dengan Allah, kehidupan rohani kita bertumbuh, karakter diubahkan, ada kesembuhan, ada pelepasan dari roh jahat, ada sukacita, ada damai sejahtera, dll.