Percaya bahwa Tuhan Tritunggal adalah Pencipta langit dan bumi beserta seluruh isinya dalam enam hari biasa/literal yang terdiri dari dua puluh empat jam (Kej.1 &2; Perhatikan Kel 20:9-11).

Percaya bahwa Tuhan menciptakan alam semesta
dan Tuhan menciptakan dua makhluk yang berkepribadian, diberi kemampuan
berpikir, serta kehendak bebas, menurut Rupa dan Gambar Tuhan YHWH atau
Jehovah yaitu Malaikat dan Manusia. Tuhan
tidak ingin disembah oleh Robot melainkan oleh pribadi yang berkehendak
bebas. Mereka bisa memilih menaati atau menentangNya. Jika dari hati
mereka yang bebas timbul pilihan menaati Tuhan, itulah kenikmatan bagi
Sang Pencipta.

 

Percaya bahwa Tuhan menempatkan Pohon Kehidupan
dan Pohon Pengetahuan Baik-Jahat di Taman Eden sebagai simbol
alternatif bagi mereka. Jika mereka mau bersikap positif terhadap
Tuhan, mereka bisa mengekspresikan dengan memakan buah Pohon Kehidupan.
Namun jika mereka memilih bersikap negatif terhadap Tuhan, mereka akan
mengekspresikan dengan memakan buah Pohon Pengetahuan Baik-Jahat.
Kehendak bebas yang diberikan Tuhan kepada para Malaikat dan Manusia adalah
Ketetapan Tuhan dan tidak bisa diubah karena Tuhan tidak bisa
menyangkal diriNya (II Tim 2:13). Sebagai pribadi, alias bukan robot,
tentu memiliki resiko. Dan sekalipun ada resiko kita tetap lebih senang
menjadi pribadi daripada diciptakan sebagai robot.

Percaya bahwa terjadi Kejatuhan Malaikat dan
Manusia. Dalam hati 1/3 jumlah para Malaikat timbul niat jahat terhadap
Tuhan, dan mereka ingin menghancurkan Tuhan. Tentu mereka akan dihukum
dan sebelum penghukuman dijatuhkan, untuk membedakan mereka dari
malaikat yang masih setia, para malaikat pemberontak diberi sebutan baru yaitu iblis.
Mereka tahu ada makhluk lain yang berakal budi yaitu Manusia, yang bisa
dihasut untuk memihak mereka. Hawa dihasut sehingga lebih percaya pada
perkataan iblis daripada perkataan Tuhan, sehingga memakan buah
Pengetahuan Baik-Jahat, sehingga timbul DOSA. Adam pun ikut berdosa
dengan memakan buah tersebut. Inilah Momen Kejatuhan Manusia ke dalam
DOSA. Mereka lebih percaya iblis daripada Tuhan

 

Percaya bahwa 1/3 malaikat pemberontak bersama
Lucifer, yang disebut iblis, TIDAK DIAMPUNI DOSAnya karena setiap
Malaikat itu berdosa dari dirinya sendiri, berdosa di Tempat Yang Maha
Kudus/Sorga/Tahta Hadirat Tuhan. Juga karena Para Malaikat diciptakan
sekaligus (Tanpa REGENERASI) berbeda dengan Manusia yang diciptakan
tidak sekaligus (bersamaan dalam satu waktu) alias manusia lewat
REGENERASI (kelahiran)

 

Percaya bahwa manusia diciptakan sesuai dengan Rupa dan Gambar Tuhan YHWH atau Jehovah (Kej 1:29; 5:1; 9:6), bukan hasil evolusi. Percaya bahwa setiap orang yang dilahirkan dari keturunan Adam dan Hawa telah menempati/mewarisi POSISI orang berdosa atau Natur (sifat hati) yang berdosa karena Adam dan Hawa telah jatuh ke dalam dosa dan telah kehilangan kemuliaan Tuhan, (Rom.3:10,23).

Percaya bahwa Sebelum Adam dan Hawa tidak ada manusia yang diciptakan Tuhan (Pre-Adamic), Menolak Tegas adanya teori manusia Pra-Adam yang terdiri dari Tubuh dan Jiwa

Percaya bahwa Manusia adalah suatu Pribadi ciptaan Allah yang diberi kemampuan berpikir, kesadaran diri, kehendak bebas, dan ketika jatuh dalam dosa, hanya kehilangan Kemuliaan Allah dan hubungan/komunikasi dengan pencipta. Manusia tetap mempunyai kehendak bebas. (Kej 3:22, 11:6)

 

Percaya bahwa Manusia berdosa tidak bisa masuk Surga,
karena Surga adalah Tempat yang Maha Kudus. Manusia berdosa tidak bisa
menghampiri Tuhan karena Tuhan adalah Pribadi yang Maha Kudus. Karena
manusia lebih percaya perkataan iblis
maka ia akan dihukumkan bersama-sama dengan iblis. Hukumannya ialah
mati sebagaimana kata Tuhan bahwa jika mereka makan buah Pengetahuan
Baik-Jahat, maka mereka akan mati.

Percaya bahwa jika Manusia ingin masuk Surga, maka DOSA manusia HARUS DISELESAIKAN.