Stefanus

Stefanus (Kisah Rasul 6 & 7)

Stefanus mungkin martir pertama yang tercatat dalam Alkitab.  Dia seorang
yang penuh dengan roh kudus dan juga banyak melakukan mukjizat.  Kesungguhannya
dalam melayani dan wibawanya dalam melayani membuat gentar banyak pesaingnya
sehingga dicarilah jalan untuk menyingkirkannya.

Maka pada suatu kesempatan, para lawannya membawa Stefanus untuk disidangkan
dalam Makhamah Agama.  Walau dikeroyok banyak orang, Stefanus tetap tenang. 
Hampir sama dengan sikap guru besarnya, Yesus, yang tenang walaupun mendapat
hujatan atau cacian negatif.

Stefanus malah menggunakan kesempatan ini untuk menjelaskan secara gamblang
bagaimana sikap orang Israel yang keras kepala sehingga banyak kali mendukakan
Tuhan dan mendapat ganjaran atas sikap negatifnya itu.

Tentu saja kecaman ini membuat geram pemuka-pemuka agama Yahudi dan dengan
kekerasan akhirnya mereka menyeret Stefanus ke luar kota untuk dihukum
rajam.

Walau batu-batu menghujam tubuhnya, Stefanus tidak berkeluh sedikit pun dan
malah doa pengampunan keluar dari mulutnya.  “Ya, Tuhan, janganlah tanggungkan
dosa ini pada mereka”

Adakah teman-teman, rekan-rekan, dan orang-orang yang memusuhi kita mengambil
nyawa kita?  Jika untuk nyawa saja, Stefanus bisa memberi maaf, mengapa kita
tidak bisa memberi maaf pada orang yang bersalah pada kita? Jika Yesus sudah
memberi pengampunan total pada kita, maka janganlah lagi  kita menyimpan dendam
pada orang lain. 

Salam kasih, Deny S Pamudji

http://jakartaberdoa.blogspot.com

Kategori: Bahan Renungan Alkitab